Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Reshuffle Kabinet, 42 Menteri dan Pejabat Baru Dilantik

Presiden Prabowo Subianto melantik 42 menteri dan pejabat setingkat menteri dalam reshuffle ketujuh kabinet, mencakup pergantian posisi strategis dan masuknya tokoh baru.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Prabowo Reshuffle Kabinet, 42 Menteri dan Pejabat Baru Dilantik📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik sejumlah pejabat tinggi negara dalam rangka reshuffle kabinet Merah Putih pada hari Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta dan melibatkan perubahan signifikan di posisi strategis, termasuk jabatan menteri, wakil menteri, dan pejabat setingkat menteri. Proses pelantikan ini menandai perubahan struktur kepemimpinan yang menekankan efisiensi dan keberlanjutan program pembangunan nasional.

Dalam struktur kabinet baru, Dudung Abdurachman menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, menggantikan posisi sebelumnya. Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra menempati jabatan baru sebagai Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, menunjukkan fokus pada reformasi hukum dan perlindungan hak asasi. Airlangga Hartarto kembali memimpin Koordinator Bidang Perekonomian, sementara Agus Harimurti Yudhoyono menjabat Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Di ranah sosial dan kesejahteraan, Muhaimin Iskandar menjadi Menko Pemberdayaan Masyarakat, sedangkan Zulkifli Hasan menjabat Menko Pangan. Nama-nama baru seperti Dradjad Hari Wibowo, M. Sarmuji, Luky Alfirman, dan Nurkholish Ibnu Amman muncul dalam struktur kabinet, khususnya dalam posisi wakil menteri dan menteri. Mereka diharapkan membawa pendekatan inovatif dalam memperkuat sektor industri, perdagangan, dan investasi.

Pada tingkat lembaga negara, Jenderal Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri baru, menggantikan pejabat sebelumnya. Panglima TNI dijabat oleh Jenderal Agus Subiyanto, sementara Jaksa Agung tetap dijabat oleh Sanitiar Burhanuddin. Kepala BIN, Muhammad Herindra, dan Kepala KSP, Listyo Sigit Prabowo, juga dilantik kembali. Semua jabatan ini dipandang sebagai penopang stabilitas nasional dan dukungan bagi program pemerintahan jangka panjang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya