Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Targetkan Penutupan 700 BUMN Hingga Akhir Tahun

Presiden Prabowo Subianto menegaskan target penutupan 700 BUMN hingga Desember, berdasarkan kinerja tidak efisien dan merugi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
Prabowo Targetkan Penutupan 700 BUMN Hingga Akhir Tahun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana strategis pemerintah untuk menutup sebanyak 700 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada akhir tahun ini. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10). Ia menegaskan bahwa upaya konsolidasi telah dilakukan secara bertahap sejak awal periode kepemimpinannya.

Hingga malam sebelumnya, sebanyak 364 BUMN telah resmi ditutup atau didekonsolidasi sebagai bagian dari transformasi struktural. Prabowo menekankan bahwa langkah ini dilakukan terhadap perusahaan yang dinilai tidak efisien, berkinerja buruk, serta memiliki rekam jejak pelaporan keuangan yang tidak akuntabel. Fokus utama kini adalah mempertahankan BUMN yang memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Dalam proses reformasi, pemerintah telah berhasil mengubah status sejumlah BUMN yang sebelumnya mengalami kerugian menjadi perusahaan yang menghasilkan keuntungan signifikan. Beberapa perusahaan berhasil meraih keuntungan hingga 900 persen, sementara yang lain mencapai kenaikan 200 hingga 300 persen dalam dua tahun terakhir. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa restrukturisasi yang komprehensif dapat memulihkan kinerja perusahaan negara.

Prabowo menegaskan bahwa penutupan BUMN bukan sekadar pemotongan, melainkan bagian dari upaya memperkuat efisiensi dan akuntabilitas sektor perusahaan milik negara. Tujuannya adalah menciptakan struktur BUMN yang lebih fokus, transparan, dan mampu berkontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya