Prabowo Tegaskan Karhutla Hasil Tindakan Manusia, Izin Perusahaan Bisa Dicabut
Presiden Prabowo memerintahkan tindakan tegas terhadap perusahaan yang terbukti terlibat pembakaran lahan, menekankan bahwa karhutla bukan hanya akibat alam, tetapi campur tangan manusia.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 47x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena alam, melainkan hasil dari intervensi manusia yang sengaja dilakukan. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato resmi pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, yang berlangsung pada hari Rabu, 21 Oktober. Ia menekankan perlunya penanganan serius dan sistematis terhadap ancaman lingkungan yang telah berdampak luas bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk tidak memandang remeh persoalan karhutla. Ia menegaskan bahwa setiap perusahaan yang terbukti terlibat dalam pembakaran lahan akan kehilangan izin operasionalnya secara langsung. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pencegahan yang berbasis pada akuntabilitas dan kepatuhan hukum.
Hasil penyelidikan yang disampaikan Presiden menunjukkan bahwa sebagian besar kebakaran terjadi di area dengan izin usaha yang masih aktif, menunjukkan adanya keterkaitan antara aktivitas eksploitasi lahan dan praktik pembakaran ilegal. Dengan demikian, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan konsisten, tanpa pandang bulu terhadap pelaku, baik perorangan maupun korporasi.
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah menekan angka kebakaran secara signifikan, melindungi kawasan hutan dan lahan gambut, serta menjaga kualitas udara bagi masyarakat di seluruh wilayah. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan memperkuat pengawasan dan mempercepat respons darurat bila terjadi kebakaran.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

