Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pria di Kansas Ditangkap Usai Ancam Tembak Trump di Kampanye

Seorang pria berusia 24 tahun ditangkap di Clearwater, Kansas, setelah mengancam akan menembak Presiden AS Donald Trump dalam acara kampanye, berdasarkan komentar viral di media sosial.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 21.04 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 69x dibuka
Pria di Kansas Ditangkap Usai Ancam Tembak Trump di Kampanye📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang pria muda berusia 24 tahun asal Clearwater, Kansas, telah diamankan oleh aparat keamanan setempat akibat ancaman kekerasan yang disebarkan melalui platform digital. Penangkapan dilakukan pada Sabtu, menyusul laporan komentar bernada ancaman yang diunggah di Facebook, terkait rencana kunjungan Presiden AS Donald Trump ke wilayah tersebut. Komentar tersebut muncul setelah media lokal melaporkan agenda kampanye Trump untuk Senator Republik Roger Marshall di Park City, Kansas.

Dalam unggahan yang kini menjadi bukti hukum, pria bernama Jaden Read menyatakan niat untuk menembak Trump, menilai kondisi ekonomi saat ini sebagai penyebab utama ketidakpuasannya. Ia menyebut memiliki amunisi jenis 308 dan 305, serta menyatakan keinginan untuk mengeksekusi aksi tersebut secara mandiri. “Saya akan bunuh pedofil satu ini,” tulis Read, yang juga menyatakan telah memetakan lokasi dan atap sekitar tempat pidato dijadwalkan berlangsung.

Pihak berwenang mengklaim telah merespons ancaman tersebut secara serius, terutama menyusul insiden penembakan terhadap Trump pada Juli 2024 di Pennsylvania, yang menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya. Meski tidak disebutkan secara eksplisit, penangkapan ini dianggap bagian dari langkah pencegahan terhadap ancaman terhadap tokoh publik. Penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan apakah Read memiliki rencana nyata atau hanya ekspresi emosional yang berpotensi mengancam keamanan publik.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai apakah senjata yang disebutkan dalam komentar berhasil diamankan selama penangkapan. Juga belum diketahui apakah pria tersebut memiliki akses atau rencana nyata untuk melaksanakan ancamannya. Namun, kejadian ini menegaskan kembali pentingnya pemantauan digital dalam mencegah potensi ancaman terhadap tokoh negara, terutama saat momentum politik sedang tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya