Pungli di Lokasi Publik Ancam Kelangsungan UMKM
Seorang pelaku usaha kuliner di Yogyakarta mengalami pemerasan saat berjualan di area keraton, memicu kekhawatiran terhadap persistensi praktik pungli terhadap UMKM di ruang publik.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang pengusaha mikro asal Yogyakarta, Dyah Laily Fardisa, mengungkap pengalaman pahit saat menjalankan usaha kuliner bernama Bolosego di Alun-alun Kidul Keraton. Meski telah memiliki izin resmi dari pihak keraton untuk beroperasi selama lima hari, ia memutuskan menghentikan aktivitas hanya dalam waktu sehari setelah ditekan oleh oknum yang mengaku sebagai petugas parkir. Tarif parkir yang dipatok mencapai Rp2,5 juta per hari akhirnya dipangkas menjadi Rp1 juta setelah negosiasi, namun bukan itu satu-satunya beban yang diterima.
Selain uang parkir, Dyah diminta menyediakan makanan gratis untuk 10 orang yang disebut sebagai preman dan tukang parkir, ditambah biaya tambahan untuk pemasangan listrik. Menolak permintaan tersebut, ia memilih menutup sementara usahanya demi menjaga integritas bisnis. Insiden ini menunjukkan betapa rentannya pelaku usaha mikro terhadap eksploitasi di lokasi strategis, meskipun telah memenuhi syarat administratif.
Dari analisis ekonom, praktik pungli terhadap UMKM masih marak karena sejumlah faktor struktural. Direktur Eksekutif INDEF menyebutkan adanya penyalahgunaan wewenang, prosedur perizinan yang rumit, pengawasan instansi yang lemah, serta rendahnya pemahaman hukum di kalangan pelaku usaha. Ketidakjelasan aturan resmi membuat pelaku usaha mudah menjadi sasaran eksploitasi, sehingga beban operasional melonjak tanpa peningkatan produktivitas.
Pemerintah daerah dan pengelola kawasan publik dinilai bertanggung jawab utama dalam menekan praktik ini. Ekonom Universitas Andalas menekankan perlunya penerapan satu aturan, satu tarif, dan satu kanal pembayaran yang transparan. Ia menekankan bahwa keberadaan UMKM sebagai kelompok rentan karena modal terbatas dan arus kas harian sangat sensitif tidak boleh dimanfaatkan sebagai alasan untuk pemerasan.
Solusi jangka panjang menurutnya harus berbasis sistematis: peta lengkap pungutan di ruang publik, penetapan tarif resmi tunggal, digitalisasi pembayaran, serta mekanisme pengaduan cepat dan tegas. Ketersediaan lokasi alternatif juga harus dipastikan agar pedagang tidak terpaksa menyetujui eksploitasi demi kelangsungan usaha. Dengan integrasi layanan keamanan, parkir, dan kawasan ke dalam sistem formal yang terukur dan dapat diaudit, ekosistem usaha dapat dibangun secara sehat dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Venezuela Ajukan Restrukturisasi Utang Rp3,56 Pilar ke AS
Delegasi Venezuela dipimpin Presiden Sementara Delcy Rodriguez melakukan pembicaraan strategis di New York terkait utang, energi, dan pertambangan dengan AS, menyusul langkah normalisasi diplomasi dan ekonomi.
22 September 2026

Rupiah Tahun Cetak 2026 Tetap Sah Meski Tanda Tangan Pejabat Lama
Uang rupiah cetak 2026 dengan tanda tangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap berlaku dan sah digunakan di seluruh wilayah Indonesia, meski pejabat tersebut telah berganti.
22 September 2026

Utang Prancis Tembus 121,7% PDB, Ancaman Krisis Menanti
Proyeksi Kementerian Keuangan menunjukkan utang publik Prancis akan melonjak hingga 121,7% PDB pada 2027, disertai defisit 5,4% dan premi pinjaman melonjak, memicu langkah penghematan 54 miliar euro.
22 September 2026

Jakarta Rencanakan Terbitkan Obligasi Daerah, New York Siap Berbagi Pengalaman
Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota New York sepakat berkolaborasi dalam pengelolaan keuangan daerah dan penanganan tantangan perkotaan, termasuk penerbitan obligasi daerah dan mitigasi banjir.
22 September 2026
Berita Lainnya

Padel Jadi Pilihan Olahraga Modern di Kota
Selasa, 22 September 2026, 09.30 WITA

Etomidate dalam Vape: Bahaya Anestesi Ilegal yang Mengancam Jiwa
Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA

Vape Berisi Etomidate Mengancam Jiwa, BPOM Siap Bantu Penyelidikan
Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA

Kucing Menjilat Sesama, Bisa Jadi Bentuk Kekerasan Tersembunyi
Selasa, 22 September 2026, 09.17 WITA

EV Naik, Industri Suku Cadang Tetap Menguntungkan
Selasa, 22 September 2026, 09.15 WITA

Aman Naik Taksi Online Malam Hari, Ini Langkah Praktisnya
Selasa, 22 September 2026, 09.07 WITA

80 Pejuang Houthi Tewas dalam Pertempuran Sengit di Marib
Selasa, 22 September 2026, 09.05 WITA

Insentif Motor Listrik Tertunda, Industri Minta Kepastian Jangka Panjang
Selasa, 22 September 2026, 09.04 WITA

