Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Vape Berisi Etomidate Mengancam Jiwa, BPOM Siap Bantu Penyelidikan

Penggunaan etomidate melalui vape ilegal kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan, dengan risiko gangguan pernapasan, kesadaran, dan fungsi organ vital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Vape Berisi Etomidate Mengancam Jiwa, BPOM Siap Bantu Penyelidikan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Penggunaan vape yang mengandung etomidate, zat anestesi medis, kembali menjadi sorotan setelah pemerintah mengungkap jaringan peredaran ilegal di sejumlah wilayah Indonesia sepanjang 2026. Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat sebanyak 8.276,15 mililiter etomidate dan 3.485 cartridge vape ilegal telah disita dari 26 kasus berbeda. Salah satu kasus terbaru terjadi pada September 2026, ketika polisi mengungkap jaringan perdagangan yang melibatkan warga negara China dan dua warga Indonesia di wilayah Bandara Soekarno-Hatta.

Etomidate semestinya hanya digunakan dalam konteks medis melalui suntikan intravena oleh tenaga profesional. Zat ini berfungsi sebagai agen anestesi umum yang memengaruhi sistem saraf pusat, namun tidak dirancang untuk dikonsumsi melalui vape. Penggunaan melalui rokok elektronik menimbulkan risiko tinggi karena konsentrasi zat tidak terkontrol dan tidak ada pengawasan medis selama penggunaan. Karena tidak ada standar dosis, setiap hisapan bisa membawa dampak berbeda dan tak terduga.

Dampak kesehatan dari etomidate melalui vape sangat mengkhawatirkan. Zat ini dapat menyebabkan hipoventilasi, apnea, atau bahkan henti napas mendadak akibat gangguan pada sistem pernapasan. Selain itu, etomidate mampu menekan fungsi kelenjar adrenal, menghambat produksi kortisol, dan memicu gangguan elektrolit seperti hipokalemia—kondisi yang berpotensi menyebabkan kejang, kelemahan otot, hingga gagal jantung. Dalam kasus ekstrem, paparan berulang dapat berujung pada kematian.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menegaskan kesiapannya untuk mendukung penegak hukum melalui pengujian laboratorium dan pemberian keterangan ahli terkait kandungan etomidate. Upaya ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya temuan produk vape ilegal yang menyembunyikan zat berbahaya di balik cairan yang tampak biasa. BPOM menekankan bahwa etomidate bukan zat yang boleh digunakan tanpa pengawasan medis, terlebih dalam bentuk vape yang tidak terstandarisasi.

Masyarakat diminta waspada terhadap cairan atau cartridge vape yang tidak memiliki label jelas, tidak berasal dari produsen resmi, atau dijual dengan harga terlalu murah. Setiap penggunaan tanpa kontrol medis berisiko membahayakan nyawa. Penegakan hukum bersama pengawasan ketat terhadap rantai pasok menjadi kunci untuk mencegah penyalahgunaan zat berbahaya yang disamarkan sebagai produk konsumsi umum.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya