Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Venezuela Ajukan Restrukturisasi Utang Rp3,56 Pilar ke AS

Delegasi Venezuela dipimpin Presiden Sementara Delcy Rodriguez melakukan pembicaraan strategis di New York terkait utang, energi, dan pertambangan dengan AS, menyusul langkah normalisasi diplomasi dan ekonomi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 09.04 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Venezuela Ajukan Restrukturisasi Utang Rp3,56 Pilar ke AS📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kunjungan tingkat tinggi Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez ke New York menandai langkah penting dalam upaya pemulihan ekonomi negara setelah periode krisis berkepanjangan. Pertemuan digelar di sela Sidang Majelis Umum PBB dan melibatkan sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat serta lembaga keuangan internasional, termasuk IMF, Bank Dunia, dan Inter-American Development Bank (IDB). Fokus utama adalah restrukturisasi utang negara dan perusahaan minyak nasional PDVSA yang diperkirakan mencapai angka antara US$ 150 miliar hingga US$ 200 miliar, setara Rp2.670 triliun hingga Rp3.560 triliun.

Diskusi berlangsung secara intensif di gedung misi PBB yang baru dibuka kembali setelah bertahun-tahun ditutup, menandai pemulihan hubungan diplomatik yang telah terkikis sejak penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan AS. Rodriguez didampingi Menteri Minyak Paula Henao dan Menteri Pertambangan Hector Silva, yang turut hadir dalam pertemuan dengan para pejabat AS dan lembaga keuangan internasional. Salah satu sumber menyebut bahwa fokus utama pertemuan adalah menata kembali struktur keuangan negara dan mengamankan dukungan finansial untuk sektor strategis.

IDB menegaskan sedang menyusun rencana kemitraan dua tahun yang menekankan pada sektor listrik dan perlindungan sosial. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dan Presiden Bank Dunia Ajay Banga turut menyoroti pentingnya pemetaan makroekonomi dan estimasi kebutuhan investasi di berbagai bidang. Menteri Luar Negeri Felix Plasencia juga menjalin komunikasi dengan pejabat Inggris, termasuk Menteri untuk Amerika Chris Elmore, membahas progres transisi demokrasi, hak asasi manusia, serta pemulihan pasca-bencana alam tahun ini.

Dalam ranah energi, Venezuela menunjukkan komitmen aktif dengan menghadiri konferensi G20 di Houston, tempat pihaknya menandatangani MoU dengan Continental Resources untuk pengembangan wilayah Sabuk Orinoco, serta mengamankan hak ekspor tambang emas melalui kemitraan dengan Heeney Capital. Negosiasi awal dengan ExxonMobil juga tengah berlangsung, yang jika berhasil, akan menjadi langkah besar dalam kembalinya perusahaan energi raksasa AS ke ladang minyak Venezuela.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya