Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jakarta Rencanakan Terbitkan Obligasi Daerah, New York Siap Berbagi Pengalaman

Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota New York sepakat berkolaborasi dalam pengelolaan keuangan daerah dan penanganan tantangan perkotaan, termasuk penerbitan obligasi daerah dan mitigasi banjir.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Jakarta Rencanakan Terbitkan Obligasi Daerah, New York Siap Berbagi Pengalaman📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta melakukan pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani di Civic Hall, New York, pada Minggu (20/9/2026). Pertemuan ini menjadi ajang tukar pengalaman mengenai berbagai isu perkotaan yang kini dihadapi kedua kota, termasuk perencanaan pembiayaan infrastruktur, kemacetan lalu lintas, serta ancaman banjir akibat kenaikan muka air laut.

Dalam dialog tersebut, Pramono Anung mengungkapkan rencana Pemprov DKI Jakarta untuk memanfaatkan instrumen obligasi daerah sebagai salah satu alternatif pendanaan pembangunan infrastruktur. Respons Mamdani terhadap inisiatif ini sangat positif. Ia menawarkan bantuan langsung melalui tim keuangan Pemerintah Kota New York untuk membimbing proses persiapan dan penerbitan obligasi di Jakarta.

Mamdani menekankan pengalaman New York yang telah lama menggunakan obligasi daerah untuk mendanai proyek publik seperti pengolahan limbah, pembangunan fasilitas sosial, dan infrastruktur transportasi. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk menjalin kerja sama pertukaran pengetahuan guna mendukung transformasi keuangan daerah di Jakarta.

Selain isu keuangan, kedua pemimpin juga membahas strategi pengurangan kemacetan melalui pengembangan sistem transportasi terintegrasi. Pramono menjelaskan bahwa program Transjabodetabek telah menjadi kunci dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, dengan lebih dari empat juta orang melakukan mobilitas antarwilayah setiap hari. Selain itu, program transportasi gratis bagi 15 kelompok masyarakat rentan juga disoroti sebagai bagian dari kebijakan inklusif.

Terkait tantangan lingkungan, Pramono menegaskan bahwa Jakarta dan New York menghadapi risiko serupa sebagai kota pesisir yang rentan terhadap perubahan iklim. Upaya penanggulangan banjir dilakukan melalui perkuatan infrastruktur pengendalian banjir, penurunan eksploitasi air tanah, serta percepatan proyek Giant Sea Wall. Ia menekankan bahwa keberhasilan mitigasi kenaikan air laut memerlukan pendekatan strategis dan kolaborasi internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya