Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Purbaya Jamin Pembayaran Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Tak Akan Tertunda

Menteri Keuangan menegaskan kesiapan anggaran dan jaminan pembayaran cicilan kredit Kopdes Merah Putih kepada BUMN, disertai pembentukan satgas pengawas penyaluran subsidi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 22.28 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Purbaya Jamin Pembayaran Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Tak Akan Tertunda📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas memastikan bahwa pembayaran cicilan kredit yang menjadi tanggung jawab pemerintah terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak akan mengalami kegagalan. Pernyataan ini disampaikan usai pertemuan koordinatif dengan kepala Badan Pengatur BUMN dan Menteri Koperasi di Jakarta, di mana tiga pihak sepakat menjamin kelancaran pencairan dana. Purbaya menegaskan bahwa pembayaran akan dilakukan sesuai mekanisme yang telah disepakati, tanpa memerlukan dana tambahan dari APBN di luar anggaran yang telah disiapkan.

Kementerian Koperasi, sebagai pihak yang mengajukan pembayaran, wajib mengirim surat permintaan resmi ke Kemenkeu sebagai syarat pelaksanaan. Setelah surat diterima dan memenuhi persyaratan, dana akan langsung dicairkan ke rekening Himbara sesuai instruksi. Purbaya menegaskan bahwa uang tersebut bukan berasal dari pinjaman atau dana cadangan, melainkan merupakan bagian dari alokasi anggaran yang telah direncanakan sejak awal.

Sejalan dengan jaminan pembayaran, pemerintah memutuskan membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mengawal pengelolaan dan pemanfaatan infrastruktur Kopdes Merah Putih secara optimal. Satgas ini akan memastikan bahwa seluruh penyaluran barang-barang subsidi pemerintah melalui mekanisme yang terintegrasi dengan koperasi tersebut, tanpa ada penyimpangan atau penggunaan tidak sesuai tujuan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan bahwa keberadaan satgas ini bukan hanya untuk pengawasan, tetapi juga untuk memperkuat kinerja operasional Kopdes Merah Putih. Ia menyebut, kehadiran Menteri Keuangan dan Kepala BP BUMN dalam tim akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara tersebut. Dengan pendekatan kolaboratif, diharapkan infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi secara efektif dalam mendukung program pemerintah.

Sebelum pembayaran dilakukan, Kementerian Koperasi akan melakukan proses verifikasi dan validasi ulang terhadap status dan kelayakan Kopdes Merah Putih. Proses ini menjadi syarat penting agar pengajuan cicilan dapat diproses tanpa hambatan. Dengan mekanisme yang jelas dan komitmen bersama, pemerintah menegaskan komitmennya terhadap kelancaran keuangan dan optimalisasi fungsi koperasi desa sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya