Purbaya Pertimbangkan APBN Tanggung Dana Awal Rekening Rp50 Ribu
Menteri Keuangan menyatakan kemungkinan penggunaan anggaran negara untuk menanggung dana awal Rp50 ribu per rekening masyarakat, dalam program perluasan akses keuangan digital.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 22.29 WITA·👁 4 orang membaca· 3 hari ini · 10x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah sedang meninjau kemungkinan membiayai saldo awal rekening masyarakat sebesar Rp50 ribu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menegaskan bahwa angka tersebut dinilai masih dalam kapasitas anggaran yang dapat ditampung, mengingat adanya cadangan belanja negara yang tersedia. Purbaya menilai jumlah tersebut tidak signifikan jika dikalikan dengan jumlah target penerima, sehingga tidak memberatkan keuangan negara secara keseluruhan.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas inklusi keuangan dengan membuka rekening koran secara otomatis bagi warga yang telah mencapai usia 17 tahun dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Rekening akan dibuka berdasarkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dipadankan dengan sistem Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Bank Indonesia. Targetnya mencapai sekitar 200 juta penduduk yang terjangkau secara nasional.
Untuk pelaksanaannya, BRI dan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah melakukan koordinasi teknis. BRI akan menangani pembukaan rekening di seluruh wilayah Indonesia, sementara BSI akan fokus pada wilayah Aceh. Mekanisme penyaluran dan sumber pendanaan masih dalam proses perancangan, namun disiapkan secara cepat agar bisa segera diimplementasikan. Pemerintah juga menegaskan bahwa dana awal Rp50 ribu tidak boleh dipotong atau dikurangi oleh lembaga perbankan.
Regulasi akan dibuat oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN untuk memastikan dana tetap utuh di rekening masyarakat. Selain sebagai sarana penyaluran bantuan sosial tunai, rekening ini juga akan terintegrasi dengan sistem pembayaran QRIS secara gratis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Integrasi ini dimaksudkan untuk memperkuat ekosistem keuangan digital dan mempercepat inklusi keuangan di tingkat bawah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Orang tua diminta meningkatkan proteksi anak dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melalui tindakan preventif dan penanganan dini gejala pernapasan.
10 September 2026

APBN Tangguh Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan menegaskan APBN masih aman meski harga minyak dunia menyentuh US$100 per barel, dengan defisit tetap di bawah 3% dan ruang fiskal cukup.
10 September 2026

10 Bank Mulai Uji Coba Pemungutan PPN Digital
Sepuluh lembaga perbankan resmi melaksanakan uji coba sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri, sebagai langkah awal perluasan kebijakan pajak digital di Indonesia.
10 September 2026

Tunggal Jaya Investama Perkuat Kendali di IMPC Lewat Pembelian Saham Besar
Perusahaan yang mengendalikan Impack Pratama Industri memperbesar kepemilikan hingga 38,39% lewat pembelian 6,6 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham pada September 2026.
10 September 2026
Berita Lainnya

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


