Raffi Ahmad dan Boy Thohir Perkuat Kepemilikan di VISI Melalui Penambahan Modal
PT Satu Visi Putra Tbk resmi lakukan penambahan modal tanpa hak membeli saham, didukung investor terkait termasuk keluarga Thohir dan holding milik Raffi Ahmad.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 09.04 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 52x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak membeli saham (PMTHMETD) dengan menerbitkan sebanyak 120.724.400 saham baru bernilai nominal Rp25 per saham. Proses ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS Independen) pada 30 September 2026, dan rencananya akan dilaksanakan secara bertahap mulai 28 Oktober 2026. Saham baru tersebut akan diterbitkan dan didistribusikan pada hari yang sama, lalu dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 29 Oktober, dengan hasil pelaksanaan diumumkan pada 30 Oktober 2026.
Harga pelaksanaan saham baru ditetapkan sebesar Rp994 per saham, sesuai keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00152/BEI/10-2026 yang mengubah peraturan pencatatan saham dan efek ekuitas bagi perusahaan tercatat. Seluruh saham baru akan diperoleh oleh tiga pihak: PT Harmoni Semesta Investama mendapatkan 72.434.600 saham, PT Atlas Raya Abadi 24.144.900 saham, dan PT Trinugraha Thohir Harmoni juga 24.144.900 saham. Harmoni Semesta Investama merupakan entitas terafiliasi dengan perusahaan, yang merupakan kendaraan investasi milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Sementara itu, Atlas Raya Abadi dan Trinugraha Thohir Harmoni tidak termasuk pihak terafiliasi menurut ketentuan Undang-Undang Pasar Modal. Kepemilikan masing-masing pihak setelah aksi korporasi tetap berada di bawah 20%. Trinugraha Thohir Harmoni diketahui merupakan perusahaan investasi keluarga konglomerat Garibaldi Thohir. Aksi ini tidak mengubah struktur pengendali perusahaan secara signifikan.
Sebelum penambahan modal, VISI memiliki modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar 3.075.000.000 saham atau setara Rp76,875 miliar. Pemegang saham utama saat itu adalah Harmoni Semesta Investama (61,84%), Atlas Raya Abadi (10,16%), Trinugraha Thohir Harmoni (8,00%), David Dwiputra (0,01%), dan masyarakat (19,99%). Setelah pelaksanaan PMTHMETD, kepemilikan Harmoni Semesta Investama turun sedikit menjadi 61,77% dari total 1.974.014.600 saham, Atlas Raya Abadi naik menjadi 10,53% (336.564.900 saham), dan Trinugraha Thohir Harmoni menjadi 8,45% (270.144.900 saham). Porsi saham masyarakat terdilusi menjadi 19,24% dari 614.893.000 saham, meski jumlah saham tetap sama.
Modal dasar VISI tidak berubah, tetap sebesar 9.840.000.000 saham atau Rp246 miliar. Namun, setelah penambahan modal, modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat menjadi 3.195.724.400 saham atau senilai Rp79.893.110.000. Jumlah saham dalam portepel turun dari 6.765.000.000 menjadi 6.644.275.600 saham. Proses ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat struktur modal tanpa mengubah kontrol utama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

