Ragunan Naikkan Tiket Jadi Rp10 Ribu untuk Revitalisasi Fasilitas
DPRD DKI Jakarta dan pengelola Ragunan setujui kenaikan tarif masuk dari Rp4.000 menjadi Rp10.000 demi perbaikan fasilitas dan kemandirian keuangan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisi C DPRD DKI Jakarta bersama pengelola Taman Margasatwa Ragunan telah menyepakati rencana penyesuaian tarif tiket masuk dari Rp4.000 menjadi Rp10.000. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membenahi infrastruktur, meningkatkan keamanan, serta mendorong kemandirian finansial kawasan wisata yang telah beroperasi selama puluhan tahun. Kenaikan tarif ini menjadi yang pertama dalam dua dekade, menyesuaikan dengan perubahan ekonomi dan daya beli masyarakat Jakarta.
Ketua Komisi C, Dimaz Raditya, menegaskan bahwa tarif saat ini belum mengalami kenaikan sejak 20 tahun lalu, padahal biaya operasional dan inflasi telah meningkat signifikan. Ia menilai harga baru sebesar Rp10.000 masih terjangkau dibandingkan destinasi wisata lain di ibu kota seperti Ancol dan TMII. Peningkatan pendapatan ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada APBD DKI yang saat ini menanggung 70 persen dari total biaya operasional sebesar Rp160 miliar per tahun.
Peningkatan dana akan dialokasikan untuk sejumlah prioritas, termasuk penambahan dokter hewan yang saat ini hanya berjumlah delapan orang untuk merawat lebih dari 2.200 ekor satwa. Selain itu, dana juga akan digunakan untuk perbaikan sanitasi, pemeliharaan kandang, pengembangan sistem zonasi sesuai masterplan, serta peningkatan kesejahteraan petugas. Langkah ini juga mendukung rencana transformasi Ragunan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mandiri tanpa subsidi penuh dari pemerintah daerah.
Kepala Taman Margasatwa Ragunan, Endah Rumiyanti, menyatakan bahwa kebijakan kenaikan tarif bukan bentuk komersialisasi, melainkan upaya memperkuat kualitas layanan. Ia menekankan bahwa tujuan utama adalah menciptakan ruang terbuka hijau dan kebun binatang berstandar internasional yang aman, nyaman, serta mampu menjadi wahana edukasi bagi masyarakat. Dengan pendanaan yang lebih stabil, Ragunan berharap dapat menjalankan program konservasi dan perlindungan satwa secara lebih optimal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

