Realisasi Transfer ke Daerah Capai Rp599,2 Triliun Per September
Penyaluran dana transfer ke daerah mencapai 82,4% dari target APBN Rp727 triliun hingga akhir September 2026, mendukung layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Hingga 30 September 2026, realisasi penyaluran dana transfer ke daerah oleh Kementerian Keuangan mencapai Rp599,2 triliun, mewakili 82,4 persen dari total alokasi APBN yang ditetapkan sebesar Rp727 triliun. Angka ini mencerminkan progres signifikan dalam penyaluran dana yang dirancang untuk mendukung kinerja pemerintahan daerah, termasuk pembayaran gaji aparatur sipil negara, pembiayaan jaminan kesehatan, dan peningkatan layanan sosial.
Dana tersebut dialokasikan secara merata melalui berbagai bentuk, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), dan berbagai bentuk transfer khusus. Dana umum digunakan untuk membiayai 5,3 juta ASN daerah, serta menjamin akses layanan kesehatan bagi 1,14 juta warga melalui Jaminan Kesehatan Nasional dan jaminan ketenagakerjaan bagi 596 ribu peserta.
Untuk sektor pendidikan dan infrastruktur, dana transfer khusus seperti DAK Fisik dan Nonfisik mendukung pembangunan fasilitas sekolah, penyediaan air bersih, serta perbaikan jalan sepanjang 398,6 kilometer. Bantuan operasional pendidikan mencakup 43,7 juta siswa melalui BOS, 1,04 juta siswa pendidikan kesetaraan, dan 5,9 juta peserta PAUD. Selain itu, 1,68 juta guru menerima tunjangan, serta 77 rumah sakit umum daerah diperkuat kapasitasnya.
Dana Desa, Dana Insentif Daerah, Dana Otonomi Khusus, dan Dana Keistimewaan telah tersalurkan ke 75.172 desa, mendukung 27.308 unit koperasi desa/kelurahan Merah Putih serta memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 727.907 keluarga penerima manfaat. Penyaluran akan terus berlanjut hingga akhir tahun untuk menopang keberlangsungan layanan publik dan kebutuhan operasional daerah.
Sementara itu, realisasi pendapatan negara hingga September mencapai Rp2.341,5 triliun atau 74,2% dari target, tumbuh 25,5% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Belanja negara telah terserap sebesar Rp2.660,5 triliun, atau 69,2% dari APBN, dengan pertumbuhan 19% secara tahunan. Defisit APBN tercatat sebesar Rp319 triliun, setara 1,24% terhadap PDB, menunjukkan kinerja fiskal yang tetap terkendali meski menghadapi tantangan eksternal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Serap Utang Rp494,3 Triliun hingga September 2026
Realisasi pembiayaan utang pemerintah hingga September 2026 mencapai Rp494,3 triliun, atau 59,4 persen dari target APBN tahun ini, dengan fokus pada penerbitan SBN dan pengelolaan risiko pasar.
9 Oktober 2026

Suahasil Jelaskan Fokus Kerja Tiga Wamenkeu
Menteri Keuangan memaparkan pembagian fokus tugas tiga wakilnya berdasarkan ranah kerja, bukan wilayah, dengan tetap menekankan kolaborasi lintas bidang.
9 Oktober 2026

Beban Subsidi Energi Meningkat Tajam, APBN Terkuras Rp376,8 Triliun
Realisasi pembayaran subsidi dan kompensasi energi hingga September 2026 mencapai Rp376,8 triliun, naik 54% dibanding tahun sebelumnya, terutama untuk menopang PLN dan Pertamina.
9 Oktober 2026

Movado Lepas 95% Saham EBEL ke Konsorsium Swiss-Chanel
Movado Group menyelesaikan penjualan 95% saham EBEL senilai $66,5 juta kepada konsorsium yang dipimpin Montres Journe, dengan Chanel dan Pierre Jacques sebagai pemain kunci, sementara Movado tetap memegang 5% saham.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Peternak Diminta Langsung ke Mentan, Bukan Demo di Jalan
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.44 WITA

Produksi Padi Aman di Tengah El Nino, Pemerintah Perkuat Dukungan Lapangan
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Pembayaran Pensiun Langsung ke Rekening Dimulai 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Cukai Minuman Manis Siap Berlaku Semester II 2027, Targetkan Penerimaan Rp1,7 Triliun
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.42 WITA

Pernikahan Sara dan Demian Berakhir dengan Sepakat, Tanpa KDRT atau Orang Ketiga
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.37 WITA

Gugatan Hak Cipta Lagu "Bilang Saja" Kembali Didaftarkan ke PN Jakpus
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.36 WITA

Betrand Peto Jalani Pemeriksaan 9 Jam, Bantah Tudingan Kekerasan Seksual
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.36 WITA

Veda Ega Catat Waktu Terbaik di Practice Moto3 Mandalika
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.25 WITA

