Reformasi Pasar Modal Dipercepat Usai Ancaman Klasifikasi MSCI
DEN menekankan perlunya perluasan reformasi pasar modal dan penegakan hukum yang lebih tegas menyusul konsultasi MSCI soal perubahan klasifikasi pasar Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 57x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengingatkan pemerintah untuk mempercepat dan memperkuat langkah reformasi pasar modal nasional, menyusul pengumuman konsultasi oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia. Dalam rapat dengan jajaran ekonomi di Istana Kepresidenan, DEN menyampaikan bahwa upaya perbaikan yang telah dimulai harus terus digenjot agar tata kelola pasar lebih transparan dan berkelanjutan. Fokus utama tetap pada penguatan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi di pasar modal.
Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu menegaskan bahwa otoritas telah memiliki dasar hukum yang memadai untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran, termasuk dalam kasus perdagangan terkoordinasi dan ketidakjelasan struktur kepemilikan saham. Ia menekankan bahwa langkah-langkah penegakan yang telah diumumkan harus dilaksanakan secara konsisten guna menunjukkan komitmen nyata terhadap perbaikan tata kelola pasar. Perbaikan ini dinilai tidak hanya penting untuk menjaga kepercayaan investor global, tetapi juga untuk menstabilkan pasar domestik.
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengonfirmasi bahwa isu MSCI juga dibahas secara langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Meski tidak merinci arahan atau langkah strategis yang disepakati, ia menekankan bahwa persoalan ini menjadi perhatian tinggi bagi kepemimpinan nasional. Konsultasi MSCI yang dimulai pada 15 Oktober 2026 masih berlangsung hingga 30 Juni 2027, dengan penilaian bahwa Indonesia belum menunjukkan kemajuan konsisten dalam reformasi pasar modal.
Indikator kekhawatiran terlihat dari kinerja pasar domestik, di mana indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam 11,57 persen menjadi 5.185 pada penutupan perdagangan 16 Oktober, turun 678,67 poin dari hari sebelumnya. Bursa Efek Indonesia (BEI) bahkan sempat menghentikan perdagangan sementara selama 30 menit akibat jatuhnya indeks lebih dari 8 persen dalam sesi awal. Meskipun status pasar Indonesia belum berubah, tekanan pasar dan kekhawatiran atas klasifikasi baru tetap mengemuka.
MSCI menyatakan bahwa perubahan klasifikasi dapat dipertimbangkan kembali jika terdapat bukti kuat atas perbaikan tata kelola dan fungsi pasar yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, DEN menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum di pasar modal. Tujuan utamanya adalah memastikan Indonesia tetap berada dalam kategori pasar berkembang, yang menjadi faktor penentu bagi arus investasi asing dan stabilitas sistem keuangan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

