Rokok Ilegal Ancam PAD dan Industri Legal
Penindakan massal rokok ilegal di Jakarta mencatatkan kerugian negara hampir delapan miliar rupiah, sekaligus mengancam pendapatan daerah dan keberlanjutan industri tembakau legal.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 07.33 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menekan peredaran rokok ilegal melalui operasi gabungan yang menghasilkan penindakan mencapai lebih dari 10 juta batang dalam tiga hari. Operasi ini dilakukan di wilayah Jakarta dan melibatkan KPPBC TMP A Marunda, yang turut menerima barang bukti dari Polres Metro Jakarta Barat sebanyak 716.800 batang. Total kerugian negara akibat peredaran ilegal diperkirakan mencapai Rp8,045 miliar, menunjukkan dampak serius terhadap pendapatan fiskal nasional.
Kegiatan penindakan ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam menangani praktik ilegal yang dinilai merusak persaingan sehat di sektor industri hasil tembakau. Kepala Kanwil Bea Cukai Jakarta menegaskan bahwa rokok ilegal bukan sekadar pelanggaran perpajakan, tetapi juga menjadi ancaman nyata terhadap pertumbuhan industri legal dan keberlanjutan penerimaan daerah. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak terlibat dalam distribusi atau konsumsi rokok ilegal, sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah.
Data dari Kementerian Perindustrian menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam kinerja industri hasil tembakau (IHT), dengan pertumbuhan PDB sektor ini yang terkontraksi hingga minus 1,96% pada kuartal II-2026. Produksi rokok dalam negeri turun sekitar 3%, yang berdampak langsung pada sektor hulu seperti petani tembakau. Dengan menurunnya permintaan, serapan bahan baku dari petani juga terancam menurun, mengancam kesejahteraan ratusan ribu petani di berbagai daerah produksi.
Di sisi lain, pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak rokok mengalami tekanan berat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penerimaan pajak rokok sebesar Rp1,1 triliun pada 2026, namun hingga Agustus baru terkumpul Rp444 miliar—menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp521 miliar. Wakil Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta menyatakan bahwa penindakan efektif terhadap rokok ilegal menjadi kunci untuk memulihkan penerimaan daerah dan menjamin keberlanjutan anggaran publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Bocah Singapura Malone Lam ditangkap setelah mencuri Bitcoin senilai US$245 juta dan menghabiskannya untuk mobil mewah, hiburan mewah, serta penyewaan jet pribadi.
10 September 2026

Pemusnahan Rokok dan Miras Ilegal Capai Rp68,8 Miliar
Bea Cukai Sumbagbar musnahkan puluhan juta batang rokok dan ribuan liter miras ilegal, sekaligus catat realisasi penerimaan negara melebihi target hingga September 2026.
10 September 2026

Polisi Tembak Istri di TK, 44 Anak Selamat
Seorang petugas kepolisian menembak mati istrinya, seorang guru TK, di lokasi kerja, lalu kembali ke rumah dan dikelilingi polisi dalam negosiasi, sementara 44 anak dievakuasi tanpa cedera.
10 September 2026

Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Papua Pegunungan
Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas menyampaikan duka mendalam atas tewasnya tiga petugas pertanian saat menyalurkan bantuan ternak di Jayawijaya, Papua, dan menekankan pentingnya keamanan bagi pelaksana program kemanusiaan.
10 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


