ROV Bantu Penyelam Telusuri Bangkai KM Virgo
Teknologi ROV digunakan Basarnas untuk memetakan interior bangkai KM Virgo, mendukung penyelam dalam pencarian korban di dasar laut.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Tim Basarnas kembali memanfaatkan alat remotely operated vehicle (ROV) untuk memetakan kondisi interior bangkai KM Virgo Transport 8 yang terdampar di dasar laut Laut Jawa. Perangkat tersebut diterjunkan sebagai langkah awal sebelum penyelam masuk ke dalam ruang-ruang terbatas kapal, dengan tujuan mengidentifikasi area yang berpotensi menyimpan korban. Hasil pemantauan ROV menjadi acuan utama dalam menentukan rute penyelaman, terutama di lorong-lorong sempit dan area gelap yang sulit dijangkau secara langsung.
Penggunaan ROV pada hari kedelapan operasi SAR menghadapi tantangan signifikan akibat arus bawah laut yang kencang, mencapai hingga tiga knot, sehingga peralatan harus ditarik kembali untuk keselamatan operasional. Namun, saat arus sempat mereda pada siang hari, tim penyelam dari Basarnas Special Group (BSG) memanfaatkan kesempatan emas tersebut untuk melakukan penyelaman terbatas. Hasilnya, satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan berhasil dievakuasi, meski waktu yang tersedia sangat terbatas.
Untuk memaksimalkan upaya pencarian di hari kesembilan, Basarnas berencana menurunkan ROV lebih awal pada Senin (21/9), dengan harapan kondisi cuaca dan arus laut lebih kondusif. Dengan gambaran visual yang sudah diperoleh dari pemantauan sebelumnya, tim penyelam dapat lebih fokus dan efisien dalam menelusuri area berisiko tinggi. Upaya ini menjadi kunci dalam mempercepat proses pencarian korban yang masih hilang.
Hingga pukul 22.00 Wita pada hari kedelapan, total korban yang telah ditemukan mencapai 118 orang, termasuk 10 orang meninggal dunia dan 108 orang selamat. Sisanya, 125 orang, masih dalam status belum ditemukan dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes. KM Virgo Transport 8 diketahui berangkat dari Surabaya pada 12 September 2026 dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita, sebelum akhirnya ditemukan terbalik di perairan Masalembo.
Operasi pencarian dan pertolongan terus dilakukan dengan melibatkan dua helikopter, delapan kapal besar, dan dua kapal kecil. Sementara itu, proses pengangkatan badan kapal (salvage) masih dalam tahap penyelesaian oleh pihak perusahaan dan asuransi. Posisi bangkai kapal hingga Minggu malam tetap stabil, tanpa pergeseran signifikan. Kendala utama tetap berasal dari kondisi alam, termasuk arus deras dan gelombang tinggi, yang membatasi aktivitas penyelaman dan evakuasi secara optimal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

War Trakcil GoPay Sajikan Hadiah Menarik hingga MacBook Neo
Program War Trakcil GoPay hadirkan lima hadiah utama, termasuk tiket konser dan MacBook Neo, dengan syarat kumpulkan potongan teka-teki hingga 25 buah.
20 September 2026

Literasi Bisnis Perkuat Pemulihan Ekraf Tapanuli Selatan
Program literasi bisnis dari Kemenekraf berfokus pada penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif terdampak bencana di Tapanuli Selatan untuk membangun usaha yang tangguh dan berkelanjutan.
20 September 2026

Napoli Imbang Lawan Fiorentina di Stadion Franchi
Napoli gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Fiorentina dalam laga pekan kelima Liga Italia 2026/27 di Stadio Artemio Franchi.
20 September 2026

Magang Nasional 2026 Dimulai, Uang Saku Sesuai UMP di Seluruh Daerah
Program Pemagangan Nasional Batch 2 Angkatan II 2026 resmi dimulai dengan uang saku setara Upah Minimum Provinsi di 385 wilayah.
20 September 2026
Berita Lainnya

AS Setujui Penjualan F-35 ke Arab Saudi, Israel Kecam
Minggu, 20 September 2026, 23.14 WITA

Kartu Pers Wartawan CNN, MS NOW, dan Politico Dicabut di Gedung Putih
Minggu, 20 September 2026, 23.14 WITA
Ratusan Ribu Siswa Gaza Hadapi Tahun Ajaran Baru di Tengah Runtuhnya Infrastruktur Pendidikan
Minggu, 20 September 2026, 23.13 WITA

Polisi Johor Gagalkan Sindikat Narkoba, Tangkap WNI 18 Tahun dengan 25 Kg Barbuk
Minggu, 20 September 2026, 23.12 WITA

Pramono Sosialisasikan Potensi Jakarta di Forum Kota Global
Minggu, 20 September 2026, 23.12 WITA

Gugatan PHPU Gibran soal Syarat Pendidikan Dihadapi dengan Siap
Minggu, 20 September 2026, 23.12 WITA

Sidang Koridor Hukum, Roy Suryo dan Dokter Tifa Seharusnya Bebas
Minggu, 20 September 2026, 23.11 WITA

Nissan Siap Luncurkan Skyline Generasi ke-14 Tahun 2026
Minggu, 20 September 2026, 23.11 WITA

