Rupiah Melemah Tipis di Awal Pekan, Berada di Rp17.887 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah turun sedikit menjadi Rp17.887 per dolar AS pada perdagangan Senin pagi, terpantau di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada awal perdagangan Senin (5/10), nilai tukar rupiah tercatat melemah ke level Rp17.887 per dolar AS, turun 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan ini terjadi di tengah kondisi pasar global yang menunjukkan kecenderungan bervariasi, dengan sejumlah mata uang Asia menguat sementara lainnya melemah.
Yen Jepang menjadi penguat terbesar di antara mata uang Asia, naik 0,16 persen, diikuti oleh yuan China yang menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong yang melonjak 0,01 persen. Di sisi lain, won Korea Selatan terdepresiasi 0,23 persen, dolar Singapura melemah 0,13 persen, dan peso Filipina turun tipis 0,01 persen, sementara ringgit Malaysia bergerak datar terhadap dolar AS.
Di pasar mata uang negara maju, semua mata uang utama mengalami penurunan terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,21 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dolar Australia terkoreksi 0,07 persen, dolar Kanada turun 0,11 persen, dan franc Swiss mengalami penurunan lebih dalam sebesar 0,4 persen. Tekanan terhadap dolar AS berasal dari berbagai faktor, termasuk kebijakan moneter dan dinamika pasar komoditas.
Analis dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam konsolidasi dengan potensi penguatan terbatas pada hari ini. Ia menilai penurunan harga minyak mentah dunia, yang dipicu rencana pelepasan cadangan minyak oleh negara G7, dapat memberi tekanan ke bawah terhadap rupiah. Namun, penguatan yang diharapkan terbatas karena imbal hasil obligasi AS tetap tinggi, yang menarik modal asing dan menopang dolar. Perkiraan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.850 per dolar AS.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lima PO Bus Paling Banyak Melanggar, Ini Jenis Pelanggarannya
Lima perusahaan otobus tercatat melakukan pelanggaran terbanyak dalam pengawasan di terminal penumpang tipe A selama periode Januari hingga Oktober 2026, didominasi pelanggaran penyimpangan trayek dan dokumen kedaluwarsa.
5 Oktober 2026

China Tutup 670 Bank, Fokus Perkuat Sistem Keuangan
Pemerintah China menutup lebih dari 670 bank pada 2025, sebagian besar di wilayah pedesaan, sebagai bagian dari upaya konsolidasi sistem perbankan demi stabilitas dan pengawasan yang lebih ketat.
5 Oktober 2026

Harga BBM Subsidi Tetap, Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Pemerintah menegaskan harga BBM bersubsidi tak akan naik untuk menjaga inflasi dan daya beli masyarakat, sambil memastikan stok mencapai 18–20 hari.
5 Oktober 2026

Menkeu Lantik 17 Pejabat Baru, Tekankan Tuntaskan APBN 2026
Menteri Keuangan melantik 17 pejabat di lingkungan Kemenkeu, termasuk 13 dari DJP, satu dari DJBC, dan tiga dari KSSK, dengan fokus pada penyelesaian target APBN 2026 dan persiapan APBN 2027.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Mobil Hybrid di Indonesia Per Oktober 2026 Terkini
Senin, 5 Oktober 2026, 15.37 WITA

Aturan Kuota Sisa Diperdebatkan, ATSI Minta Jelas ke Kementerian
Senin, 5 Oktober 2026, 15.34 WITA

AI Picu Kekacauan Pemilu di Asia Tenggara, Peringatan dari Pakar
Senin, 5 Oktober 2026, 15.30 WITA

Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-81 di Cilangkap
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

26 Negara Bagian Gugat Trump Soal Penurunan Standar Kendaraan
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

KKP Amankan Kapal Ikan Diduga Terkait Penganiayaan Awak Kapal
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

Kapal Ikan KM Maulana 23 Diamankan KKP Usai Video Kekerasan Viral
Senin, 5 Oktober 2026, 15.28 WITA

Suahasil Lantik 17 Pejabat, Tekankan Tuntaskan APBN 2026
Senin, 5 Oktober 2026, 15.27 WITA

