Rupiah Menguat ke Rp17.511 per Dolar AS di Penutupan Rabu
Rupiah ditutup menguat 0,69% ke level Rp17.511 per dolar AS pada sore hari, didorong data kepercayaan konsumen yang lebih baik dari ekspektasi dan pelemahan indeks dolar AS.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.30 WITA·👁 6 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah tercatat berada di posisi Rp17.511 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu sore, menunjukkan penguatan signifikan dibandingkan penutupan sebelumnya. Kenaikan sebesar 121 poin atau 0,69% mencerminkan kembali kepercayaan pasar terhadap ekonomi domestik dalam tengah volatilitas global. Penguatan ini terjadi meskipun sejumlah mata uang Asia menunjukkan pergerakan beragam, dengan beberapa menguat dan lainnya melemah.
Di kawasan Asia, yuan Tiongkok menguat tipis 0,01%, sementara peso Filipina dan dolar Singapura masing-masing naik 0,19%. Yen Jepang dan won Korea Selatan juga menguat masing-masing 0,23% dan 0,22%. Sebaliknya, ringgit Malaysia melemah 0,11% dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01% terhadap dolar AS. Di pasar global, mata uang utama negara maju juga bergerak bervariasi, dengan euro, poundsterling, dolar Australia, dan franc Swiss menguat, sementara dolar Kanada sedikit melemah.
Penguatan rupiah dikaitkan dengan data kepercayaan konsumen domestik yang lebih baik dari perkiraan pasar. Angka tersebut memberi sinyal positif terhadap prospek konsumsi dalam negeri dan stabilitas ekonomi makro. Selain itu, pelemahan indeks dolar AS turut menjadi faktor pendukung, yang menekan tekanan terhadap mata uang negara berkembang termasuk rupiah.
Analis dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, menegaskan bahwa dua faktor utama mendorong penguatan rupiah hari ini. “Kenaikan kepercayaan konsumen yang lebih tinggi dari ekspektasi serta penurunan indeks dolar AS menjadi katalis utama,” ujarnya. Ia menilai, pergerakan ini menunjukkan ketahanan rupiah terhadap tekanan eksternal, meskipun masih perlu dipantau secara berkala.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

