Rupiah Tekan Rp17,9 Juta di Tengah Tekanan Global
Pelemahan rupiah ke level Rp17.903 per dolar AS didorong ekspektasi moneter ketat AS, gejolak Timur Tengah, dan tekanan valas domestik, namun BI tetap jaga stabilitas melalui instrumen pasar.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 15.26 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah mencapai Rp17.903 per dolar AS pada siang hari, menandai tekanan terhadap mata uang lokal yang terus berlanjut. Penyebab utamanya berasal dari dinamika kebijakan moneter global, khususnya ekspektasi pengetatan suku bunga oleh Federal Reserve Amerika Serikat. Kekhawatiran terhadap inflasi global dan prospek fiskal AS yang tidak menentu turut memperkuat tekanan terhadap rupiah.
Peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun mencapai 5,11 persen—level tertinggi sejak 2007—menjadi indikator utama yang memicu pergerakan modal global. Di sisi lain, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah memperburuk sentimen pasar, dengan harga minyak mentah Brent melonjak di atas US$100 per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi.
Di dalam negeri, tekanan terhadap rupiah muncul dari lonjakan permintaan valuta asing oleh importir menjelang akhir kuartal III 2026. Di samping itu, arus modal keluar dari pasar negara berkembang (emerging markets) berupa portofolio juga turut menekan nilai tukar. Namun, BI menegaskan kesiapan untuk menstabilkan pasar melalui mekanisme operasi moneter yang responsif dan pro-market.
Bank sentral memperkuat upaya stabilisasi dengan memanfaatkan berbagai instrumen, termasuk transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, operasi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Langkah ini bertujuan menjaga nilai tukar sesuai dengan fundamental ekonomi dan memastikan fungsi pasar tetap berjalan efektif.
Secara keseluruhan, pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren regional, yang menunjukkan penguatan kuartal-to-date (qtd) sebesar 0,46 persen. Sementara itu, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar US$146,5 miliar pada akhir Agustus 2026, menunjukkan ketahanan eksternal yang masih terjaga.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.
24 September 2026

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.
24 September 2026

Anggaran 2027 Basarnas Belum Cukup, Kekurangan Rp2,29 Triliun
Basarnas mengalokasikan anggaran Rp1,56 triliun untuk 2027, masih kurang Rp2,29 triliun dari kebutuhan sebenarnya, terutama untuk sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan.
24 September 2026

Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

