Rupiah Tembus Rp17.500, Dolar AS Melemah Global
Rupiah menguat signifikan ke level Rp17.500 per dolar AS, mencatatkan penutupan terkuat sejak Mei 2026, didorong pelemahan dolar global dan sentimen ekonomi domestik yang membaik.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.32 WITA·👁 4 orang membaca· 1 hari ini · 10x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah menutup perdagangan Rabu (9/9/2026) dengan penguatan tajam terhadap dolar AS, berada di posisi Rp17.500 per dolar, menguat 0,71% dari penutupan sebelumnya. Angka ini menjadi level terkuat sejak 15 Mei 2026, atau selama hampir 17 pekan terakhir. Pergerakan awal rupiah pada hari itu sudah menunjukkan kekuatan dengan penguatan 0,31% ke level Rp17.570, kemudian terus memperkuat hingga akhir sesi perdagangan. Puncak penguatan terjadi saat rupiah sempat menyentuh level Rp17.490 per dolar AS, menandai kenaikan yang konsisten sepanjang hari.
Pelemahan dolar AS secara global turut mendorong kenaikan rupiah. Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,15% menjadi 98,642 pada pukul 15.00 WIB. DXY sempat menyentuh level 98,630, posisi terendah dalam hampir tiga pekan terakhir. Penurunan ini dipicu oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan yen Jepang, yang kembali menarik minat investor terhadap aset berdenominasi yen menjelang pertemuan kebijakan moneter Bank of Japan (BOJ) dan The Federal Reserve pekan depan.
Ekspektasi kenaikan suku bunga oleh BOJ telah mendorong penguatan yen, yang berdampak langsung pada melemahnya indeks dolar AS. Di sisi lain, kondisi ekonomi dalam negeri juga memberi kontribusi positif. Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) naik menjadi 118,5 pada Agustus 2026, melampaui proyeksi sebesar 117. Peningkatan ini didorong oleh peningkatan penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap prospek ekonomi dalam enam bulan ke depan.
Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) naik menjadi 109,4 dari 107,9, sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) meningkat ke 127,6 dari 125,7. Peningkatan tersebut tercermin dari rasio konsumsi terhadap pendapatan yang naik menjadi 74,2% pada Agustus, dibandingkan 72,7% pada Juli. Kenaikan tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas konsumsi rumah tangga, yang secara langsung mendukung pertumbuhan ekonomi domestik dan memperkuat sentimen terhadap aset keuangan lokal.
Kombinasi pelemahan dolar global dan sentimen ekonomi dalam negeri yang positif menjadi pendorong utama penguatan rupiah hari ini. Kondisi ini menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global, serta potensi lanjutan penguatan mata uang nasional jika tren konsumsi dan kebijakan moneter global tetap mendukung.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Orang tua diminta meningkatkan proteksi anak dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melalui tindakan preventif dan penanganan dini gejala pernapasan.
10 September 2026

APBN Tangguh Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan menegaskan APBN masih aman meski harga minyak dunia menyentuh US$100 per barel, dengan defisit tetap di bawah 3% dan ruang fiskal cukup.
10 September 2026

10 Bank Mulai Uji Coba Pemungutan PPN Digital
Sepuluh lembaga perbankan resmi melaksanakan uji coba sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri, sebagai langkah awal perluasan kebijakan pajak digital di Indonesia.
10 September 2026

Tunggal Jaya Investama Perkuat Kendali di IMPC Lewat Pembelian Saham Besar
Perusahaan yang mengendalikan Impack Pratama Industri memperbesar kepemilikan hingga 38,39% lewat pembelian 6,6 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham pada September 2026.
10 September 2026
Berita Lainnya

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


