Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sara Wijayanto Hadiri Sidang Cerai Pertama, Demian Tak Hadir

Sara Wijayanto menghadiri sidang cerai perdana dengan Demian Aditya di PA Jakarta Selatan, sementara pihak suami absen dan diwakili kuasa hukum.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
Sara Wijayanto Hadiri Sidang Cerai Pertama, Demian Tak Hadir📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sara Wijayanto tiba di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 11.00 WIB untuk mengikuti sidang cerai perdana dengan Demian Aditya. Ia tampil dengan tenang, didampingi tim pengacara, dan langsung menuju ruang sidang tanpa memberikan pernyataan kepada awak media yang memadati lokasi. Suasana terasa tegang saat awak media berusaha mengonfirmasi alasan perceraian, namun Sara memilih tidak merespons secara langsung.

Sebaliknya, ia menyapa para jurnalis dengan candaan ringan, menyebut kerumunan media sebagai "ngeri keplitek" — ungkapan yang langsung memancing tawa. Setelah menggelar senyum dan menghindari pertanyaan, Sara segera meninggalkan lokasi setelah menjalani agenda mediasi awal. Ia kembali ke kendaraan pribadinya tanpa memberikan keterangan lebih lanjut, menegaskan sikap tetap menjaga privasi selama proses hukum berjalan.

Demian Aditya tidak hadir secara langsung dalam sidang tersebut. Pihaknya memilih mengutus kuasa hukum untuk mewakili, tanpa memberikan penjelasan resmi atas alasan tidak hadir. Penyebab perceraian sendiri belum diungkap secara rinci oleh pihak Sara. Tim hukumnya hanya meminta masyarakat untuk memberikan doa terbaik bagi kedua belah pihak, dengan menyampaikan permohonan maaf secara singkat.

Sidang ini merupakan kelanjutan dari gugatan yang telah didaftarkan Sara Wijayanto pada 8 September 2026. Nomor perkara 3594/2026 telah tercatat di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, sesuai konfirmasi dari Humas PA Jakarta Selatan, Abid M H. Meski belum ada detail lebih lanjut dari pihak pengadilan, proses hukum ini menandai akhir dari perjalanan rumah tangga yang telah berlangsung selama 12 tahun sejak menikah pada 22 Mei 2014.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya