Saudi Tegaskan Normalisasi dengan Israel Syaratkan Kemerdekaan Palestina
Arab Saudi menegaskan tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tanpa terbentuknya negara Palestina merdeka berdasarkan batas tahun 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Arab Saudi kembali menegaskan prinsip utamanya dalam dinamika hubungan regional, menyatakan bahwa tidak akan membuka jalur diplomasi dengan Israel selama negara Palestina belum terwujud. Posisi ini ditegaskan sebagai komitmen tak tergoyahkan, yang menekankan bahwa kemerdekaan Palestina harus berdasarkan resolusi PBB tahun 1967, termasuk pengakuan atas Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina merdeka.
Keteguhan ini muncul dalam konteks perjanjian kerja sama nuklir sipil antara AS dan Arab Saudi yang sedang dalam proses tinjauan oleh Kongres AS. Laporan menyebutkan bahwa kelanjutan kesepakatan tersebut tergantung pada keterlibatan Saudi dalam Perjanjian Abraham, yang menjadi jalan bagi normalisasi hubungan dengan Israel. Namun, sumber dari pemerintahan AS menegaskan bahwa keputusan politik tetap bersandar pada prinsip kemerdekaan Palestina.
Riyadh secara tegas membantah bahwa program nuklir sipil mereka berkaitan dengan normalisasi hubungan dengan Israel. Seorang sumber dari pihak Saudi menegaskan bahwa kesepakatan energi ini merupakan bagian dari kemitraan strategis yang lebih luas dengan Amerika Serikat, bukan alat tawar-menawar politik terkait isu Timur Tengah. Pernyataan ini ditegaskan melalui media Israel Channel 12 dan dikutip oleh Middle East Monitor.
Komitmen Saudi terhadap solusi dua negara tetap menjadi fondasi kebijakan luar negerinya. Pihak Saudi menekankan bahwa posisi mereka tidak berubah, dan tidak akan dipengaruhi oleh kebijakan atau tawaran dari negara lain, termasuk AS. Dalam pandangan Riyadh, kemerdekaan Palestina bukan hanya soal moral, tetapi juga syarat mutlak bagi perdamaian regional yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

