Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Serangan Terkoordinasi Pemerintah Yaman Kuasai Dua Bukit di Taiz dan Tekan Pos Houthi di Marib

Pasukan pemerintah Yaman berhasil merebut dua bukit strategis di Taiz dan melakukan serangan udara terhadap posisi Houthi di Marib, menimbulkan kerusakan besar pada kendaraan dan peralatan militer lawan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 09.28 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Serangan Terkoordinasi Pemerintah Yaman Kuasai Dua Bukit di Taiz dan Tekan Pos Houthi di Marib📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pasukan militer pemerintah Yaman melancarkan operasi militer terkoordinasi di wilayah Marib dan Taiz, dengan fokus pada penghancuran posisi serta kendaraan tempur kelompok Houthi. Serangan udara yang dilakukan di sejumlah titik garis depan di wilayah selatan dan barat daya Marib berhasil melumpuhkan sejumlah armada militer musuh, mengakibatkan kerusakan signifikan dan menimbulkan kerugian personel tanpa disertai rincian jumlah pasti.

Di provinsi Taiz, khususnya di wilayah Al-Aqroud, pasukan pemerintah bersama sekutu dari Perlawanan Rakyat berhasil merebut kembali kendali penuh atas dua bukit strategis, yakni Bukit Mahyoub Thabet dan Bukit Watheeb, yang berlokasi di Desa Al-Dhunayb. Sumber militer menyebut kemajuan ini menciptakan tekanan besar terhadap posisi Houthi dan melemahkan kapasitas operasional mereka di kawasan tersebut.

Selain kedua bukit, pasukan juga berhasil menguasai kembali Sekolah Al-Furqan di lokasi yang sama, menjadi titik penting dalam pergerakan strategis di garis depan Al-Aqroud. Pernyataan dari pusat pemberitaan militer menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk merebut kembali wilayah yang sempat dikuasai oleh kelompok Houthi.

Hingga pukul 14.00 GMT (21.00 WIB), kelompok Houthi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkembangan terkini. Operasi militer tersebut menunjukkan intensifikasi pertempuran di dua wilayah kunci, yang berpotensi mengubah dinamika konflik di Yaman tengah dan barat daya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya