Surat Berharga Syariah Ritel SR025 Raih Rekor Pemesanan Tertinggi
Pemerintah mencatatkan rekor penjualan SBSN ritel SR025 dengan total hingga Rp29,77 triliun dari 93.548 investor, terbanyak sepanjang sejarah.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 17.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel seri SR025 berhasil mencatatkan rekor tertinggi dalam sejarah penjualan ritel di Indonesia. Total nilai pemesanan mencapai Rp29,77 triliun, dengan rincian Rp24,93 triliun untuk tenor tiga tahun (SR025T3) dan Rp4,83 triliun untuk tenor lima tahun (SR025T5). Penetapan hasil dilakukan pada Senin, 21 September 2026, dengan penyetoran dana direncanakan pada 23 September 2026.
Jumlah investor yang berpartisipasi mencapai 93.548 orang, jumlah terbanyak dalam sejarah penerbitan SBSN ritel. Angka ini juga menandai volume penjualan tertinggi dalam dekade terakhir. Dari total peserta, sebanyak 21.582 di antaranya merupakan investor baru yang sebelumnya tidak pernah membeli instrumen keuangan negara, menyumbang 23,07% dari total pemesan.
Pasar investor menjangkau seluruh provinsi di Indonesia, mencapai 38 wilayah. Mayoritas pemesan berasal dari kalangan Gen Y atau Milenial, dengan kontribusi 49,11%, diikuti perempuan yang mendominasi hingga 56,66%. Kategori pekerja swasta paling banyak membeli, dengan proporsi 33,66%. Pemerintah menargetkan penguatan basis investor ritel melalui pendekatan inklusif dan inklusif.
Imbal hasil tetap yang ditawarkan mencapai 6,80% per tahun untuk SR025T3 dan 6,90% per tahun untuk SR025T5, dibayarkan setiap bulan pada tanggal 10. Jika tanggal tersebut jatuh pada hari libur, pembayaran dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa tambahan bunga. Pembayaran imbalan pertama dijadwalkan pada 10 Oktober 2026 dengan sistem short coupon. Masa jatuh tempo untuk SR025T3 adalah 10 September 2029, sedangkan SR025T5 pada 10 September 2031.
Pemesanan dimulai dari Rp1 juta dengan kelipatan satuan tersebut. Batas maksimum pemesanan ditetapkan Rp5 miliar per investor untuk SR025T3 dan Rp10 miliar untuk SR025T5. Skema ini dirancang untuk menjangkau investor individu dengan skala kecil hingga menengah, sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperluas penetrasi pasar keuangan domestik dan memperkuat basis investor ritel secara berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Erin Wartia Laporkan Rieke Diah Pitaloka ke MKD atas Dugaan Overlap Kewenangan
Erin Wartia resmi melaporkan anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka ke MKD atas dugaan pelanggaran kode etik terkait intervensi dalam kasus hukum yang melibatkan mantan asistennya.
21 September 2026

Harmonisasi Hukum dan Kontrak ABK Jadi Fokus Reformasi Perlindungan Pekerja Migran
Anggota DPR RI menekankan perlunya sinkronisasi regulasi dan penegakan hukum serta penataan kontrak kerja ABK pasca-ratifikasi Konvensi ILO C188.
21 September 2026

Dua Korban KM Virgo Ditemukan di Pantai Seruyan Kalteng
Dua jasad diduga korban KM Virgo Transport 8 ditemukan di Pantai Seruyan, Kalteng, dalam upaya pencarian yang terus diperluas oleh Tim SAR Gabungan.
21 September 2026

Kebakaran di Pasar Mobil Kemayoran, 22 Unit Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam, dengan 22 unit mobil damkar dan 88 personel diterjunkan untuk memadamkan api.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

