Survei Tunjukkan Kepuasan Publik 65,4%, Jadi Arah Kebijakan Pemerintah
Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai 65,4% berdasarkan survei, menandai awal positif bagi pelaksanaan program prioritas yang ditujukan untuk kesejahteraan rakyat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.17 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Hasil survei yang dilakukan oleh Political Public Institute (PPI) menunjukkan bahwa 65,4 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Angka ini dianggap sebagai indikator awal yang menggambarkan mulai terasa langsungnya dampak kebijakan strategis pemerintah di tengah masyarakat. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai bahwa kepuasan publik pada level tersebut bukan sekadar pencapaian angka, melainkan refleksi dari perubahan nyata yang dirasakan oleh rakyat dalam kehidupan sehari-hari.
Iwan menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh popularitas atau narasi politik, tetapi oleh sejauh mana manfaat kebijakan dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Ia menyebut sejumlah inisiatif utama seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta perluasan akses layanan sosial sebagai bentuk konkret upaya memperbaiki kualitas hidup rakyat. Dengan pelaksanaan yang tepat, program-program ini berpotensi meningkatkan gizi anak, memperluas akses pendidikan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Namun, Iwan mengingatkan bahwa tingkat kepuasan 65,4 persen tidak boleh dijadikan alasan untuk berhenti berinovasi. Angka ini mencerminkan kondisi saat survei dilakukan, bukan akhir dari perjalanan pembangunan. Masih terdapat kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya merasakan manfaat dari kebijakan, terutama di daerah terpencil atau kelompok rentan. Oleh karena itu, pemerintah perlu memperkuat akuntabilitas, memastikan distribusi yang merata, serta melakukan evaluasi berkelanjutan berdasarkan indikator konkret seperti peningkatan status gizi, kenaikan partisipasi pendidikan, dan peningkatan daya beli masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pemerintahan bukan diukur dari tingkat kepuasan semata, melainkan dari perubahan nyata dalam kesejahteraan rakyat. Survei ini menjadi sinyal positif, tetapi tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa sinyal tersebut diikuti dengan hasil pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan pendekatan berbasis data dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat, pemerintah dapat memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

