Syahganda Nainggolan Jabat Ketua Bakom, Tantangan Konsistensi Komunikasi Pemerintah
Syahganda Nainggolan resmi menjabat ketua Badan Komunikasi Pemerintah, menandai pergantian kepemimpinan keempat dalam dua tahun terakhir.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Syahganda Nainggolan secara resmi mengambil alih kepemimpinan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dalam pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/10). Ia menggantikan Mohammad Qodari yang kini menjabat sebagai Sekretaris dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pelantikan ini menjadi bagian dari serangkaian penyesuaian struktur kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Dalam sumpah jabatannya, Syahganda menegaskan komitmen untuk taat pada UUD 1945 serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan etika profesional.
Bakom dibentuk pada September 2025 sebagai perwujudan transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) yang sebelumnya beroperasi di era pemerintahan sebelumnya. PCO sendiri berdiri pada Agustus 2024 dengan Hasan Nasbi sebagai ketua pertamanya. Setelah peresmian Bakom melalui Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2025, PCO secara resmi melebur menjadi lembaga baru yang bertanggung jawab atas komunikasi kebijakan strategis pemerintah di tingkat pusat maupun daerah.
Sejak pembentukan hingga kini, lembaga ini telah berganti kepemimpinan empat kali dalam kurun waktu dua tahun. Angga Raka Prabowo menjadi ketua pertama Bakom setelah PCO dibubarkan, namun jabatannya berlangsung hanya sekitar tujuh bulan, dari September 2025 hingga April 2026. Ia kemudian digantikan oleh Mohammad Qodari, yang menjabat selama lima bulan hingga 1 Oktober 2026 sebelum beralih ke posisi baru. Kini, Syahganda Nainggolan menjadi pemimpin keempat dalam sejarah Bakom yang berdiri baru dua tahun lalu.
Perubahan kepemimpinan ini menunjukkan dinamika internal yang cukup tinggi dalam struktur komunikasi publik pemerintahan. Namun, di tengah perubahan ini, tugas utama Bakom tetap sama: menjaga koherensi pesan pemerintah, memastikan penyampaian kebijakan strategis merata, serta menopang transparansi dan akuntabilitas komunikasi kebijakan dari pusat hingga tingkat daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal Permanen
Jepang menerapkan aturan baru yang memperketat syarat izin tinggal permanen, termasuk pendapatan minimal dan kemampuan berbahasa Jepang, seiring kekhawatiran sosial dan kebijakan imigrasi yang lebih ketat.
3 Oktober 2026

Rocky Gerung Resmi Jadi Anggota Wantimpres, Pertahankan Sikap Radikal
Rocky Gerung dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden oleh Presiden Prabowo Subianto, menegaskan tidak mengubah pandangan dan sikap radikal meski kini berada di dalam pemerintahan.
3 Oktober 2026

125 Truk Genteng SNI Dilepas untuk Dorong Penggunaan Atap Lokal
Program Gentengisasi yang diprakarsai Presiden Prabowo diluncurkan dengan pelepasan 125 truk berisi 500 ribu keping genteng SNI dari Purwakarta ke wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
3 Oktober 2026

DPRD DKI Usul Tambahan Kursi Dewan ke Baleg
DPRD DKI Jakarta mengusulkan penambahan jumlah kursi anggota dewan dari 106 menjadi 180–220 demi memperbaiki representasi dan efektivitas kerja legislatif.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pasar Modal Serap Dana Rp169,5 Triliun hingga September
Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.23 WITA

BRI Perkenalkan BRImo Junior untuk Bangun Literasi Keuangan Anak
Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.23 WITA

Danantara Perkuat Transisi Energi dengan Proyek Etanol Bertahap
Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.22 WITA

Pengadilan AS Setujui Merger Paramount dan Warner Bros
Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.19 WITA

Ruffalo Serukan Perlawanan Melawan Akuisisi Media Raksasa
Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.19 WITA

Skydance Resmi Jadi Identitas Baru Gabungan Paramount dan WBD
Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.16 WITA

Belgia dan Polandia Sabet Kemenangan Telak di Laga UEFA Nations League
Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.16 WITA

Veda Ega Siapkan Modal Positif di Sirkuit Motegi
Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.15 WITA

