Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Syarat Visa Schengen Lebih Ketat Dibandingkan Kunjungan ke Indonesia

WNI memerlukan dokumen lengkap dan proses formal untuk masuk Eropa, sementara warga Eropa bisa masuk Indonesia lebih mudah melalui Visa on Arrival.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
Syarat Visa Schengen Lebih Ketat Dibandingkan Kunjungan ke Indonesia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemohon visa Schengen dari Indonesia harus memenuhi serangkaian persyaratan ketat sebelum keberangkatan, termasuk paspor yang masih berlaku, formulir permohonan resmi, asuransi perjalanan, bukti akomodasi, serta dokumen yang membuktikan kemampuan finansial selama tinggal di wilayah Schengen. Proses ini dilakukan melalui konsulat atau kedutaan negara tujuan sebelum perjalanan, dengan waktu pemrosesan rata-rata 15 hari dan bisa diperpanjang hingga 45 hari tergantung kompleksitas permohonan.

Berbeda dengan mekanisme tersebut, warga negara dari sejumlah negara Eropa yang ingin berkunjung ke Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas Visa on Arrival (VoA). Pemohon cukup membawa paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan dan tiket pulang atau tiket terusan, lalu mengurus visa saat tiba di pintu masuk Indonesia. Layanan ini juga tersedia secara elektronik sebelum keberangkatan, mempermudah akses tanpa harus mengajukan sebelumnya.

Salah satu poin krusial yang membedakan kedua sistem adalah kewajiban asuransi kesehatan. Visa Schengen mewajibkan perlindungan asuransi dengan nilai minimal 30.000 euro (sekitar Rp600 juta) yang mencakup seluruh wilayah Schengen selama masa kunjungan. Di sisi lain, asuransi perjalanan tidak termasuk dokumen wajib dalam persyaratan VoA Indonesia, meskipun tetap disarankan untuk keamanan.

Kemudahan akses bagi warga Eropa ke Indonesia didesain untuk mendorong kunjungan wisata dan kerja sama lintas negara, seiring dengan kebijakan Uni Eropa yang menekankan keterbukaan bagi negara-negara mitra. Sementara itu, persyaratan visa Schengen dirancang untuk menjaga keamanan dan pengelolaan mobilitas secara ketat, dengan penilaian dokumen yang berbeda-beda tergantung negara tujuan dan kondisi pemohon.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya