Tekstil Indonesia Siap Bangkit dengan Rantai Pasok Mandiri
Pemerintah optimistis sektor tekstil bisa tumbuh pesat jika rantai pasok nasional diperkuat, ditunjukkan dengan ekspor Juli 2026 yang mencapai US$329,2 juta.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 18.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Sektor tekstil Indonesia dinilai tidak lagi berada dalam masa senja, melainkan memiliki potensi besar untuk berkembang secara berkelanjutan. Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian menegaskan bahwa dinamika industri ini terus bergerak positif, terutama jika seluruh komponen produksi dipenuhi secara dalam negeri. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan ketergantungan terhadap bahan baku impor guna mengurangi risiko fluktuasi harga dan pasokan global.
Untuk mewujudkan daya saing yang tinggi di pasar internasional, pemerintah berkomitmen membangun sistem rantai pasok yang utuh, mulai dari bahan baku hingga produk jadi. Menurutnya, tekstil bukan lagi industri yang tergerus waktu, melainkan sektor strategis yang dapat menjadi tulang punggung ekspor jika dikelola dengan modern dan mandiri. Fokus utama kini adalah memperkuat kapasitas produksi lokal agar tidak bergantung pada satu atau dua negara pengimpor bahan baku.
Data terbaru menunjukkan tren pemulihan signifikan. Pada bulan Juli 2026, nilai ekspor industri tekstil mencapai US$329,2 juta, naik 11,99% dibandingkan Juni 2026 yang sebesar US$293,97 juta. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan ekspor mencapai 13,88%, menandakan keberhasilan strategi pemulihan setelah sempat menyentuh level terendah di US$232,01 juta pada Maret 2026. Peningkatan ini terjadi setelah kenaikan bertahap dari April hingga Juli, yang mencerminkan kestabilan dan kepercayaan pasar terhadap produk tekstil nasional.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa dengan kebijakan yang tepat dan perbaikan struktural, sektor tekstil bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang tangguh. Pemerintah kini fokus pada transformasi sistem produksi agar lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan impor. Tujuannya adalah menciptakan industri yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga bersaing secara global dengan daya tahan tinggi terhadap goncangan eksternal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


