Telkom Buka Peluang Konsolidasi Bisnis Menara
Grup Telkom menyatakan kesiapan untuk evaluasi konsolidasi bisnis menara melalui Mitratel, dengan fokus pada efisiensi dan pertumbuhan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Grup Telkom Indonesia menegaskan kembali sikap terbuka terhadap kemungkinan konsolidasi dalam sektor menara telekomunikasi, khususnya melalui entitas anak usahanya, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Dalam pernyataan resmi, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyampaikan bahwa langkah strategis semacam ini merupakan bagian dari proses alami dalam industri yang membutuhkan investasi besar dan jangka panjang.
Ia menekankan bahwa konsolidasi tidak sekadar bentuk perampingan, melainkan upaya untuk memperkuat ekosistem digital secara menyeluruh. Dengan memperbaiki struktur industri menara, diharapkan terjadi peningkatan efisiensi operasional dan pemerataan akses konektivitas di seluruh wilayah. Hal ini dinilai akan mendukung transformasi digital nasional secara lebih efektif.
Dalam konteks yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyaman, menyatakan bahwa kajian terhadap konsolidasi menara memiliki prospek positif. Menurutnya, dengan struktur pasar yang lebih terkonsentrasi, operator seluler dapat lebih fokus pada peningkatan profitabilitas dan pengembangan layanan yang berkelanjutan. Ia juga menyebut bahwa inisiatif penyederhanaan produk, baik pada paket awal maupun perpanjangan layanan, dapat menopang stabilitas industri di tengah tekanan makroekonomi.
Meski belum ada keputusan final, Mitratel telah melakukan evaluasi berkala terhadap berbagai opsi strategis untuk penciptaan nilai jangka panjang. Proses ini termasuk kajian atas potensi merger dengan perusahaan infrastruktur menara lain, meskipun hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai kesepakatan. Sebelumnya, wacana serupa pernah muncul pada 2015, namun gagal terealisasi karena belum mencapai persetujuan lebih lanjut.
Kini, Grup Telkom menegaskan bahwa setiap langkah korporasi harus selaras dengan tujuan penguatan bisnis jangka panjang, baik bagi Mitratel maupun bagi keseluruhan struktur grup. Fokus utama tetap pada pembangunan ekosistem digital yang kuat, efisien, dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan keberlanjutan operasional dan nilai bagi pemangku kepentingan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


