Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ten Hag Bongkar Kegagalan Ronaldo di MU

Pelatih Manchester United Erik ten Hag mengungkapkan kekecewaan terhadap performa dan etos kerja Cristiano Ronaldo, yang dinilai tidak memenuhi standar profesionalisme selama masa kepelatihannya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
Ten Hag Bongkar Kegagalan Ronaldo di MU📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Erik ten Hag mengungkapkan secara terbuka kekecewaannya terhadap Cristiano Ronaldo saat berada di Manchester United, menilai sang bintang tidak memenuhi ekspektasi tim, baik dari sisi komitmen maupun kesiapan fisik. Dalam wawancara eksklusif, Ten Hag menekankan bahwa Ronaldo sering absen dari sesi latihan dan minim berlari saat berada di lapangan, yang berdampak pada dinamika tim. Ia menegaskan bahwa keputusan itu bukan karena tekanan, melainkan hasil dari evaluasi objektif terhadap kontribusi pemain dalam konteks tim.

Ten Hag menyoroti keterbatasan Ronaldo dalam aspek kerja keras, terutama saat sesi latihan, di mana sang pemain justru meminta rekan setim untuk menghemat tenaga. Ia menegaskan bahwa ini bukan soal tekanan fisik, melainkan ketidakmampuan Ronaldo untuk menjaga tingkat kebugaran yang dibutuhkan untuk bermain di level tertinggi. “Dia tidak berlari, baik saat kami menguasai bola maupun saat kehilangan bola. Itu bukan karena saya memintanya berlari terus-menerus, tetapi karena dia tidak mempersiapkan diri secara maksimal,” jelas Ten Hag.

Meski mengakui Ronaldo sebagai salah satu legenda sepak bola dunia, Ten Hag menegaskan bahwa sebagai manajer, ia harus membuat keputusan berdasarkan kinerja tim, bukan penghormatan terhadap nama besar. Ia menyatakan bahwa hubungan profesional yang dibangun dengan Ronaldo sebelum kepindahannya ke MU kini runtuh karena ketidaksesuaian visi dan komitmen. “Saya terbang ke Portugal untuk membahas harapan saya, tetapi pada akhirnya, saya harus memilih pemain yang siap bekerja untuk tim, bukan hanya menikmati statusnya,” ujarnya.

Konflik yang memburuk antara Ten Hag dan Ronaldo berujung pada pemutusan kerja sama, dan pada Desember 2022, Ronaldo resmi hengkang dari Manchester United untuk bergabung dengan Al Nassr di Arab Saudi. Keputusan itu menjadi bukti bahwa dalam sepak bola modern, reputasi besar tidak otomatis menjamin tempat di tim, terutama jika tidak disertai komitmen dan profesionalisme yang konsisten.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya