Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tersangka Pembunuhan Wanita dalam Dus Ditangkap di Banten

Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan dalam dus di Bandung, setelah pelaku berusaha melarikan diri ke Sumatra.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 10.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Tersangka Pembunuhan Wanita dalam Dus Ditangkap di Banten
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim Reskrim Polrestabes Bandung berhasil menangkap tersangka berinisial SDS (31) di wilayah Banten pada Selasa malam, kurang dari enam jam setelah jenazah wanita ditemukan. Pelaku yang diduga membunuh korban berinisial SM (41) sedang dalam perjalanan menuju Palembang saat ditangkap. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan intensif terhadap jejak digital dan pergerakan tersangka.

Mayat wanita ditemukan di Jalan Terusan Suriyani, Babakan Ciparay, Bandung, pada Selasa siang. Jasad yang terbungkus rapi dan terikat ditemukan oleh seorang pemulung saat hendak membongkar dus. Saat ditemukan, pemulung menduga ada sesuatu yang mencurigakan karena terdapat pergelangan tangan terlihat dari dalam dus. Kejadian itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib.

Saat proses penyelidikan, polisi mengamankan Tegar, sopir ekspedisi yang diminta membawa dus berisi jenazah melalui aplikasi logistik. Tegar mengaku awalnya tidak mengetahui isi dus, hanya diminta mengangkat dan mengantarkan dari lokasi kejadian ke wilayah Kopo. Namun, saat perjalanan, ia mencium bau menyengat dan mulai curiga. Setelah berdebat dengan pelaku, Tegar memutuskan turun dari mobil dan meminta pelaku menurunkan dus tersebut.

Kejadian itu terjadi di dekat toko wajan, saat lalu lintas padat. Tegar langsung berteriak minta bantuan ke warga sekitar dan memaksa pelaku menurunkan dus. Setelah jenazah diturunkan, pelaku melarikan diri. Dari hasil identifikasi awal, jenazah berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia 30-an tahun. Polisi menyatakan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk motif pembunuhan yang akan diungkap setelah pemeriksaan intensif selesai.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya