Telkom Perkuat Fondasi Pertumbuhan dengan Transformasi Strategis
Telkom mencatatkan pertumbuhan positif di semester pertama 2026, didukung transformasi berbasis lima segmen dan efisiensi modal, dengan target profitabilitas di atas 50 persen hingga akhir tahun.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 07.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kinerja Telkom pada paruh pertama 2026 menunjukkan tren positif, dengan pendapatan konsolidasi mencapai Rp75,9 triliun, tumbuh 3,9 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Capaian ini didukung oleh peningkatan efisiensi operasional, disiplin alokasi modal, serta perbaikan dalam monetisasi bisnis utama. EBITDA mencapai Rp37,5 triliun dengan margin 49,4 persen, sedangkan laba bersih naik 1,4 persen menjadi Rp10,6 triliun, atau 6,2 persen secara ternormalisasi menjadi Rp11,3 triliun, menandakan konsistensi pada kualitas pertumbuhan.
Transformasi bisnis TelkomGroup terus berjalan melalui penerapan strategi TLKM 30, yang menekankan penyederhanaan struktur melalui delayering ke lima segmen utama: B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International, serta Others dan Ancillary. Langkah ini mendukung transisi menuju model Holding Company-Operating Company yang lebih transparan, dengan akuntabilitas dan visibilitas kinerja yang lebih jelas. Dengan demikian, pengambilan keputusan strategis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, terutama dalam penentuan alokasi sumber daya dan modal.
Pada segmen B2B Infrastructure, InfraNexia terus diperkuat sebagai neutral carrier yang melayani kebutuhan internal maupun eksternal. Persiapan spin-off tahap dua diharapkan rampung pada kuartal III 2026, sehingga InfraNexia dapat beroperasi sebagai entitas independen dalam bisnis wholesale connectivity. Sementara itu, NeutraDC mencatatkan pendapatan Rp867 miliar, tumbuh 11 persen YoY, dengan kapasitas efektif mencapai 49,9 MW, termasuk okupansi HDC Cikarang yang mencapai 96 persen dan rencana operasional HDC Batam mulai semester kedua.
Di segmen B2B ICT, pertumbuhan terlihat dari peningkatan pendapatan SME sebesar 11,5 persen dan jumlah pelanggan IndiBiz yang mencapai 756 ribu, naik 11,7 persen. Upaya penguatan enterprise dilanjutkan melalui rencana akuisisi 100 persen Digiserve untuk memperkuat kapasitas digital. Di sisi B2C, Telkomsel mencatat pertumbuhan pendapatan 5,3 persen menjadi Rp28,0 triliun, EBITDA naik 10,3 persen, dan laba bersih tumbuh 24,9 persen, didorong oleh kenaikan ARPU mobile sebesar 11,6 persen menjadi Rp46 ribu.
Peningkatan spektrum jaringan menjadi 265 MHz, termasuk tambahan 100 MHz di pita 700 MHz dan 2.600 MHz, menjadi fondasi bagi pengembangan 5G dan peningkatan kualitas layanan. Investasi ini dilakukan secara bertahap dan berbasis kebutuhan, dengan tetap menjaga disiplin modal, produktivitas spektrum, serta imbal hasil. Telkom menegaskan komitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas jaringan, dan profitabilitas, dengan target kinerja 2026: pertumbuhan revenue ternormalisasi 1–3 persen dan margin EBITDA di atas 50 persen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Langkah tepat saat terpapar abu vulkanik mencakup menjauh dari sumber, membersihkan tubuh dengan hati-hati, dan segera ke dokter jika gejala memburuk.
9 September 2026
Berita Lainnya

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


