The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75–4% Setelah Inflasi Tetap Tinggi
The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis point menjadi 3,75–4%, pertama sejak 2023, demi menekan inflasi yang masih berada di level tinggi.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 07.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - The Federal Reserve (The Fed) mengumumkan kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis point, menaikkan angka ke level 3,75–4,00% pada hari Rabu (16/9). Keputusan ini merupakan langkah pertama dalam siklus pengetatan kebijakan moneter sejak Januari 2023, menandai kembali kebijakan yang lebih ketat guna menekan tekanan inflasi yang masih menggangu stabilitas ekonomi AS. Kenaikan ini disetujui secara bulat oleh seluruh anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dengan suara 12-0.
Dalam rilis resmi, The Fed menegaskan bahwa inflasi tetap berada di atas target jangka panjang sebesar 2%, meskipun terjadi sedikit penurunan dari tingkat tertinggi sebelumnya. Pemimpin bank sentral, Kevin Warsh, menekankan bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan telah berlangsung lebih lama dari yang diharapkan. Ia menegaskan bahwa pemulihan stabilitas harga merupakan prioritas utama dalam mandat The Fed, karena fondasi ekonomi yang sehat bergantung pada pengendalian harga secara konsisten.
Warsh menyoroti bahwa meskipun inflasi tahunan pada Agustus 2026 tercatat sebesar 3,4%—tidak berubah dari bulan sebelumnya—angka tersebut tetap jauh dari target yang ditetapkan. Ia menyatakan bahwa kebijakan saat ini dirancang untuk memastikan bahwa tekanan harga mendasar bergerak menuju target secara jelas dan cepat. Karena belum tercapai, The Fed memutuskan untuk tetap menahan kebijakan moneter yang lebih ketat, dengan kemungkinan satu kali kenaikan suku bunga lagi hingga akhir tahun.
Dalam proses pengambilan keputusan, The Fed mempertimbangkan dampak dari gejolak harga energi akibat ketegangan geopolitik, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, serta efek tarif perdagangan yang terus berlanjut. Sejak Juli, semakin banyak pejabat The Fed menunjukkan kekhawatiran atas ketahanan inflasi, yang mengarah pada pertimbangan kenaikan suku bunga lebih lanjut. Keputusan terbaru menunjukkan komitmen The Fed untuk tidak menyerah pada upaya menekan inflasi meskipun ada tekanan ekonomi dari sisi pertumbuhan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

ADB Berikan Pinjaman Rp11,49 Triliun Dorong Modernisasi Fiskal Daerah
Asian Development Bank resmi menyalurkan pinjaman Rp11,49 triliun untuk perkuat tata kelola keuangan daerah dan digitalisasi layanan publik di seluruh Indonesia.
17 September 2026

Purbaya dan Mutasi Besar di Kemenkeu Dibatalkan
Ratusan pejabat yang dilantik oleh Purbaya Yudhi Sadewa pada September 2026 dibatalkan karena tidak lolos penilaian kapabilitas dan proses seleksi resmi.
17 September 2026

Investasi Besar Segera Masuk Indonesia, Prabowo Pastikan Realisasi Capai Target
Presiden Prabowo Subianto menyatakan investasi besar-besaran akan segera masuk ke Indonesia, menunjukkan realisasi yang melebihi target, termasuk penciptaan lapangan kerja hingga 2025.
17 September 2026

BUMN Unggul di CNN Indonesia Awards 2025
Sejumlah BUMN meraih penghargaan dalam ajang CNN Indonesia Awards 2025 berkat inovasi, pelayanan, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
17 September 2026
Berita Lainnya

Gigi Juga Menua, Ini Cara Menjaganya Sejak Dini
Kamis, 17 September 2026, 07.44 WITA

El Nino Kategori Sangat Kuat Ancam Kestabilan Iklim Sulawesi Tenggara
Kamis, 17 September 2026, 07.37 WITA

Pemilu BARMM Berdarah, 3 Tewas dan 15 Luka dalam Kericuhan Pemungutan Suara
Kamis, 17 September 2026, 07.35 WITA

Jaksa Agung Ukraina Dicopot Usai Kabur Saat Dikaitkan Skandal Korupsi
Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA

China dan Iran Perkuat Koordinasi Diplomasi di Tengah Tegangan Global
Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA

Prabowo Pertimbangkan Perombakan Kabinet di Masa Pemerintahan Kedua
Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA

Thaci Divonis 25 Tahun atas Kejahatan Perang, Aksi Massa Ricuh di Pristina
Kamis, 17 September 2026, 07.33 WITA

Pemda Unggul Raih Penghargaan Inovasi Nasional 2025
Kamis, 17 September 2026, 07.32 WITA


