Tim Gabungan 200 Orang Dikerahkan Tangani Karhutla di Barito Selatan
Pemkab Barito Selatan mengerahkan 200 personel tim gabungan untuk penanganan karhutla dan kekeringan, dengan fokus pada deteksi dini dan respons cepat berbasis data hotspot.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan telah menurunkan 200 personel dalam tim gabungan guna menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan yang melanda wilayah setempat. Koordinasi lintas sektor menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan penanganan, yang menekankan kecepatan respons, efisiensi pemadaman, serta keselamatan petugas dan masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pencegahan menyeluruh yang diterapkan secara terpadu di tingkat kabupaten.
Deteksi dini menjadi fondasi utama dalam upaya penanggulangan bencana alam ini. Informasi titik panas (hotspot) yang dikumpulkan dari BMKG dipantau secara harian dan segera ditindaklanjuti sebagai sistem peringatan dini. Data tersebut disebarkan ke seluruh camat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, serta instansi terkait lainnya untuk memicu aksi cepat berupa verifikasi lapangan, patroli, dan tindakan pencegahan dini. Tujuannya adalah mencegah kebakaran kecil berubah menjadi bencana skala besar.
Dalam periode Januari hingga Agustus 2026, tercatat 2.037 titik panas di Kabupaten Barito Selatan, dengan puncak kejadian terjadi pada bulan Agustus mencapai 1.938 titik, atau 95,14 persen dari total. Kecamatan Dusun Hilir menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, mencatat 877 titik atau 43,03 persen dari total. Data ini menjadi dasar perencanaan penanganan dan alokasi sumber daya secara lebih tepat sasaran.
Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan Karhutla. Ia menekankan pentingnya kerja sama terpadu dalam satu komando untuk mempercepat respons dan meningkatkan efektivitas. Upaya pencegahan, pemantauan, pemadaman, pendinginan, serta perlindungan terhadap masyarakat terdampak terus diperkuat.
Dengan pendekatan cepat, kolaboratif, dan berbasis data, Pemkab Barito Selatan bertekad meningkatkan kualitas penanganan Karhutla secara berkelanjutan. Tujuan jangka panjangnya adalah mendukung visi Kalimantan Tengah Bebas Asap pada tahun 2026. Dengan komitmen bersama, diharapkan dampak bencana akibat kebakaran hutan dapat diminimalkan sejak dini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Periklindo Dorong Insentif Hybrid untuk Dukung Transisi Energi
Periklindo mendukung pemberian insentif nonfiskal bagi mobil hybrid sebagai bagian dari upaya percepatan transisi energi nasional dan pengurangan emisi.
26 Oktober 2026

Badai Musim Gugur Hantam Eropa, Listrik Padam dan Transportasi Terhenti
Badai Boelo dan Austen melanda Eropa utara dalam 24 jam, menyebabkan kematian, pemadaman listrik massal, dan gangguan transportasi di Inggris, Prancis, Jerman, serta wilayah Belanda dan Belgia.
26 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Cukup hingga Juli-Agustus 2027
Pemerintah memastikan ketersediaan beras aman hingga 10 bulan ke depan, dengan total pasokan mencapai 25 juta ton tanpa impor selama dua tahun terakhir.
26 Oktober 2026

Protes Massal di Praha Tuntut Perlindungan Independensi Media
Ribuan warga turun ke jalan Praha menolak RUU perombakan pendanaan media publik yang dinilai mengancam kemerdekaan jurnalisme dan memperbesar pengaruh politik.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Suporter Muda Tewas Usai Menonton Laga di Pakansari
Senin, 26 Oktober 2026, 17.54 WITA

Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald Dihentikan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Lurah Diminta Jadi Penggerak Komunikasi Publik Berkualitas
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Kompol Aditia Mulya Tutup Usia Setelah 7 Tahun Koma Akibat Pengeroyokan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Pembuktian Kasus Don Ritto dan Nurman
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Samsat Ciledug Blokir McLaren Usai Salah Tagih Pajak ke Mekanik
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

700 Ribu Badan Usaha Diblokir Gara-Gara Tak Laporkan Pemilik Manfaat
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

Susu dan Jerawat: Fakta Ilmiah di Balik Mitos Minum Susu
Senin, 26 Oktober 2026, 17.51 WITA

