Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Operasi pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau dilanjutkan dengan pendekatan koordinatif dan pemantauan kondisi laut yang ekstrem.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 22.36 WITA·👁 3 orang membaca· 2 hari ini · 11x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim SAR gabungan mulai memperluas area pencarian terhadap lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang. Operasi ini dipimpin oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten bersama Basarnas serta Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten, menyusul laporan hilang pada Senin, 7 September 2026.
Pencarian dilakukan dengan mengerahkan Kapal KN SAR 247 Tetuka yang melakukan penyisiran di sejumlah titik berdasarkan lokasi terakhir komunikasi. Tim juga mempertimbangkan faktor lingkungan seperti arus deras, gelombang tinggi, dan kondisi cuaca yang tidak menentu sebagai faktor penentu dalam menentukan area fokus pencarian. Koordinasi antarinstansi terus diperkuat untuk memastikan efisiensi operasional.
Kepala KSOP Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, menyatakan bahwa tim terus berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP), khususnya VTS Merak, guna memantau aktivitas maritim dan mengoptimalkan data navigasi. “Kami memastikan semua sumber daya dikerahkan secara sinergis, dengan harapan besar mereka dapat ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Yogie, menegaskan komitmen penuh terhadap keselamatan korban.
Jurnalis yang hilang diperkirakan berangkat dari Dermaga Carita pada pukul 14.00 WIB dengan menggunakan speedboat, dengan rencana menempuh perjalanan sekitar dua jam menuju lokasi gunung berapi muda tersebut. Sejak saat itu, tidak ada lagi kontak dari rombongan, sehingga operasi SAR terus digencarkan dengan pendekatan berbasis data dan evaluasi lapangan yang dinamis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Tonton Videonya
Berita Terkait

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Bocah Singapura Malone Lam ditangkap setelah mencuri Bitcoin senilai US$245 juta dan menghabiskannya untuk mobil mewah, hiburan mewah, serta penyewaan jet pribadi.
10 September 2026

Pemusnahan Rokok dan Miras Ilegal Capai Rp68,8 Miliar
Bea Cukai Sumbagbar musnahkan puluhan juta batang rokok dan ribuan liter miras ilegal, sekaligus catat realisasi penerimaan negara melebihi target hingga September 2026.
10 September 2026

Polisi Tembak Istri di TK, 44 Anak Selamat
Seorang petugas kepolisian menembak mati istrinya, seorang guru TK, di lokasi kerja, lalu kembali ke rumah dan dikelilingi polisi dalam negosiasi, sementara 44 anak dievakuasi tanpa cedera.
10 September 2026

Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Papua Pegunungan
Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas menyampaikan duka mendalam atas tewasnya tiga petugas pertanian saat menyalurkan bantuan ternak di Jayawijaya, Papua, dan menekankan pentingnya keamanan bagi pelaksana program kemanusiaan.
10 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA



