Penumpang Kesulitan Refund Setelah Erupsi Gunung Anak Krakatau
Banyak penumpang gagal mendapatkan pengembalian dana penuh akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, terutama yang memesan melalui platform agen perjalanan daring.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 11.31 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kegagalan pengembalian dana (refund) tiket pesawat pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian serius setelah terungkap bahwa sejumlah penumpang yang membeli tiket melalui platform agen perjalanan daring (OTA) tidak menerima pengembalian uang secara penuh. Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI), Alvin Lie, menyoroti ketidaksesuaian kebijakan antara regulasi penerbangan dan pengelolaan layanan OTA, yang masih berada di bawah kewenangan Kementerian Pariwisata, bukan Kementerian Perhubungan. Hal ini memicu kesulitan dalam proses refund yang seharusnya lebih transparan dan terstandarisasi.
Menurut Alvin, penumpang yang membeli tiket langsung dari maskapai umumnya berhasil mendapatkan refund penuh, sementara yang melalui OTA justru mengalami penundaan atau hanya menerima sebagian dana. Ia menekankan bahwa meskipun erupsi AGK termasuk kategori force majeure atau bencana alam yang tak dapat dicegah, kebijakan refund tetap perlu diatur secara jelas agar keadilan bagi penumpang terjamin. Ia menegaskan bahwa refund bukan kewajiban hukum, melainkan bentuk kebijaksanaan (goodwill) dari maskapai, namun tetap harus dilaksanakan secara konsisten.
Kendala komunikasi juga menjadi faktor utama yang memperparah situasi. Banyak penumpang memilih bertahan di bandara karena tidak yakin kapan penerbangan akan kembali normal, khawatir melewatkan kesempatan terbang. Keterlambatan informasi dari maskapai membuat publik kesulitan memprediksi situasi, sehingga menimbulkan ketidakpercayaan terhadap kinerja komunikasi penerbangan saat darurat. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan sistem pelaporan dan transparansi informasi saat terjadi gangguan besar.
Alvin menyarankan maskapai dalam negeri belajar dari praktik Singapore Airlines, yang secara proaktif membatalkan sejumlah penerbangan meski belum ada kepastian kapan bandara dibuka kembali. Dengan mengambil inisiatif lebih awal, maskapai dapat menghindari penumpukan penumpang dan meminimalkan ketidaknyamanan. Ia menekankan pentingnya keberanian dalam pengambilan keputusan, bukan menunggu kejelasan yang belum tentu datang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Tonton Videonya
Berita Terkait

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Masyarakat kini bisa perpanjang STNK tanpa KTP pemilik lama, dengan aturan sementara berlaku hingga akhir 2026.
10 September 2026

BUK Migas Didesain sebagai Entitas Kuat untuk Perkuat Energi Nasional
Revisi UU Migas tengah berjalan dengan fokus pada struktur BUK Migas yang dirancang sebagai entitas khusus untuk mengelola hulu migas secara profesional dan mandiri.
10 September 2026

Menghidupkan Era 70-an, Usulan BUK Migas Kuatkan Peran Negara
DPR dan pakar usulkan pembentukan BUK Migas di bawah Presiden untuk perkuat penguasaan negara dan tingkatkan produksi minyak nasional seperti era 1970-an.
10 September 2026

Pemerintah Siap Uji Coba Rekening Gratis Mulai Kuartal I 2027
Program rekening gratis bagi warga berusia 17 tahun ke atas akan diuji coba pada kuartal pertama tahun depan, dengan fokus pada inklusi keuangan dan penyaluran bansos secara langsung.
10 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA



