Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rekening Massal Tetap Berlaku untuk Pemilik Rekening Sebelumnya

Program pembukaan rekening massal tetap menyertakan warga yang sudah memiliki rekening, dengan pendekatan konsolidasi data dan integrasi sistem pembayaran digital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 11.34 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 7x dibuka
Rekening Massal Tetap Berlaku untuk Pemilik Rekening Sebelumnya📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah memastikan bahwa masyarakat yang telah memiliki rekening bank tetap dapat menjadi peserta program pembukaan rekening massal yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kepemilikan rekening sebelumnya tidak menjadi penghalang untuk tetap mendapatkan akses ke program ini. Proses selanjutnya akan melibatkan konsolidasi data yang dilakukan secara menyeluruh oleh lembaga terkait.

Kegiatan konsolidasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh rekening masyarakat terintegrasi ke dalam sistem keuangan nasional yang lebih terkoordinasi. Airlangga menjelaskan bahwa rekening yang dimiliki oleh individu, termasuk yang berada di lebih dari satu bank, tetap akan dipertimbangkan dalam proses ini. Tujuannya adalah memastikan setiap warga memiliki akses terhadap layanan keuangan resmi tanpa adanya tumpang tindih atau kehilangan akses.

Program ini merupakan bagian dari arahan presiden untuk memastikan seluruh penduduk Indonesia memiliki rekening bank sebagai fondasi inklusi keuangan. Dalam pelaksanaannya, pemerintah mengandalkan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), yang kemudian akan dipadankan dengan sistem pembayaran yang dikelola oleh Bank Indonesia. Integrasi ini akan menggunakan infrastruktur QRIS sebagai gateway utama.

Dengan pendekatan berbasis data terpadu dan sistem pembayaran digital, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial, subsidi, serta layanan publik lainnya dapat dilakukan secara lebih efisien, akurat, dan terus terintegrasi. Keterlibatan BRI dan BSI sebagai lembaga perbankan utama dalam program ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan transformasi sistem keuangan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya