Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

TNI Perketat Penyisiran Usai Sopir Travel Tewas Ditembak di Papua Pegunungan

TNI memperkuat operasi pencarian dan pengejaran terhadap anggota OPM yang diduga membunuh sopir travel asal Toraja di Danau Habema, Papua Pegunungan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 15.48 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
TNI Perketat Penyisiran Usai Sopir Travel Tewas Ditembak di Papua Pegunungan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - TNI menegaskan komitmen penuh dalam mengejar pelaku kekerasan yang menyebabkan tewasnya sopir travel Aris Sanda di wilayah Papua Pegunungan. Upaya pengejaran ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keamanan masyarakat dan menegaskan kedaulatan negara di seluruh wilayah tanah air. Kepala Pusat Penerangan TNI menegaskan bahwa penguatan pengamanan dan pengejaran terhadap pelaku akan terus berlangsung tanpa henti.

Peristiwa terjadi pada Selasa pagi, 15 September, saat Aris Sanda, warga Toraja yang mengemudikan mobil bak terbuka, membawa penumpang dari Wamena menuju Mbua. Di tengah perjalanan, kendaraannya dicegat oleh kelompok bersenjata yang kemudian melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan sopir. Setelah pemeriksaan, penumpang diperbolehkan kembali ke Wamena, sedangkan Aris Sanda ditahan dan dibawa ke arah Danau Habema.

Pada Rabu, 16 September, tim dari Komando Operasi TNI Habema melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Hasilnya, ditemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar, disertai jenazah korban yang diperkirakan Aris Sanda. Evakuasi jenazah dilakukan dengan prosedur ketat untuk memastikan keamanan dan keutuhan bukti. Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Koops TNI Habema menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap semua pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut, serta mendukung proses penegakan hukum secara tuntas. Tujuan utamanya adalah mencegah terulangnya kejadian serupa dan menjamin rasa aman bagi warga di wilayah yang sempat menjadi lokasi konflik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya