Toleransi Jadi Fondasi Pemulihan Pasca-Gempa di NTT
Menteri Agama menekankan pentingnya persaudaraan lintas agama sebagai kekuatan sosial dalam pemulihan pasca-gempa di Flores, mengajak masyarakat menjaga keberagaman sebagai sumber kekuatan bersama.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kepemimpinan agama di Nusa Tenggara Timur diimbau untuk menjadi pilar dalam memperkuat solidaritas pasca-bencana gempa yang melanda wilayah Flores. Menteri Agama menyampaikan bahwa pemulihan tidak hanya soal infrastruktur dan bantuan material, tetapi juga membutuhkan kekuatan sosial berbasis kepercayaan dan saling dukung tanpa memandang perbedaan keyakinan. Dalam kunjungan ke Labuan Bajo, ia menekankan pentingnya menekankan kesamaan sebagai fondasi untuk membangun kembali kehidupan bersama.
Ia menegaskan bahwa perbedaan agama, suku, dan budaya bukanlah hal yang harus dihilangkan, melainkan diterima sebagai bagian dari kekayaan bangsa. Menurutnya, toleransi bukan berarti menyamakan semua, melainkan menghargai perbedaan tanpa mengganggu persamaan dalam kehidupan bersama. Dalam konteks bencana, batas identitas harus ditempatkan di belakang semangat gotong royong dan saling menopang.
Keberagaman, kata Menag, adalah seperti lukisan yang indah karena warna-warnya yang berbeda. Ketika masyarakat mampu menjaga ruang bersama untuk hidup berdampingan, maka keberagaman menjadi kekuatan, bukan ancaman. Dalam situasi krisis, kerukunan antarumat beragama menjadi penentu kecepatan pemulihan dan ketahanan sosial. Ia meminta masyarakat untuk tidak memperkeruh perbedaan, melainkan fokus pada nilai-nilai yang menyatukan.
Ia juga mengingatkan bahwa ujian dalam kehidupan, baik berupa musibah maupun kenikmatan, harus dijalani dengan sikap sabar dan syukur. Kedua nilai ini disebutnya sebagai dua sayap yang menopang kehidupan beragama. Dengan tetap menjaga harapan dan keseimbangan spiritual, masyarakat dapat melewati masa sulit dengan lebih utuh.
Sebelum kunjungan tersebut, Menag telah menyerahkan bantuan tanggap darurat senilai Rp3 miliar kepada korban gempa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuan Bajo, sebagai bentuk dukungan konkret dari pemerintah. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mempercepat pemulihan dan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kesejahteraan rakyat di tengah tantangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


