Wamenag Minta Investigasi Dugaan Keracunan Santri di Ponpes Sidoarjo
Wakil Menteri Agama menyerukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan keracunan makanan di Ponpes Manbaul Hikam, Sidoarjo, setelah delapan santri dirawat akibat gangguan pencernaan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 18.42 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Agama menegaskan perlunya penyelidikan mendalam terkait kasus keracunan yang menimpa sejumlah santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo. Ia menyoroti bahwa dapur yang menyuplai makanan kepada para santri telah beroperasi selama hampir satu tahun tanpa insiden serupa, sehingga muncul kebutuhan untuk mengungkap akar permasalahan yang muncul tiba-tiba. Kunjungan langsung ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dilakukan untuk memastikan kondisi terkini para korban.
Dari delapan santri yang dirawat, lima di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara tiga lainnya masih menjalani perawatan intensif. Menurut Wamenag, keluhan yang dilaporkan mayoritas berupa gangguan perut dan mual, namun tidak sampai menimbulkan ancaman serius terhadap jiwa. Ia menekankan bahwa penyebab pasti belum dapat dipastikan, namun dua menu—telur dan sayuran—diduga kuat menjadi fokus penyelidikan.
Pemeriksaan lebih lanjut harus mencakup proses pengolahan makanan, waktu penyajian, serta kepatuhan terhadap petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan. Dapur penyedia makanan telah ditutup sementara untuk evaluasi menyeluruh, guna mengidentifikasi potensi kesalahan dalam rantai pasok atau pengelolaan. Penyelidikan ini juga akan melibatkan aspek sanitasi, penyimpanan, dan distribusi makanan yang memadai.
Wamenag menegaskan bahwa kebutuhan akan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kalangan pesantren sangat tinggi. Santri secara rutin menantikan makanan dari program ini, yang dianggap penting untuk menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar. Kementerian Agama kini mempercepat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional untuk memperluas cakupan MBG, termasuk di wilayah terpencil, dengan target agar tidak ada pesantren atau madrasah yang belum terakomodasi pada akhir tahun ini.
Dalam konteks pengelolaan, disiapkan pula skema baru yang memungkinkan pesantren dengan jumlah santri sekitar 1.000 orang untuk membangun atau meningkatkan dapur sendiri, selama tetap memenuhi standar kebersihan, pengelolaan limbah, dan sanitasi. Menteri Koordinator Bidang Pangan menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian dalam penyediaan makanan MBG, termasuk ketepatan waktu dari masak hingga konsumsi, yang harus dijaga secara ketat demi menjamin keamanan pangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Bidik Rp270 Triliun dari Forum Asia Baru 2026
Forum Asia Baru 2026 di Bali menargetkan investasi global sebesar US$30 miliar, dengan Indonesia berharap menarik 40%-50% atau setara Rp270 triliun dari total tersebut.
25 Oktober 2026

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Perubahan skema insentif SPPG dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi diestimasi menghemat anggaran negara hampir Rp3 triliun hingga akhir Desember 2026.
25 Oktober 2026

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

