Wapres AS Sebut Israel Dorong Perang Tanpa Akhir dengan Iran
Wapres AS JD Vance mengungkap adanya upaya sistemik dari sejumlah pejabat Israel untuk memperpanjang konflik dengan Iran melalui manipulasi opini publik AS.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyatakan bahwa sejumlah elemen dalam pemerintahan Israel diduga sengaja memanipulasi narasi publik di Amerika Serikat demi memperpanjang konflik militer dengan Iran tanpa batas waktu. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara podcast dengan Joe Rogan, di mana Vance menegaskan keyakinannya bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa keraguan, dengan tujuan menjaga momentum intervensi militer terhadap Iran.
Menurut Vance, meskipun ada tekanan dari pihak Israel, Presiden Donald Trump tetap berkomitmen untuk melanjutkan operasi militer jika diperlukan, terutama dalam mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Ia menekankan bahwa keberadaan senjata nuklir di tangan Teheran merupakan ancaman strategis yang tidak dapat dibiarkan berkembang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prancis Catat Kematian Pertama Akibat Virus Shamonda pada Manusia
Prancis melaporkan kematian pertama manusia akibat infeksi virus Shamonda, yang menyerang pasien dengan imunodefisiensi berat, menjadi kasus global pertama tanpa risiko kesehatan umum saat ini.
25 Oktober 2026

Widodo AS: Pahlawan Transisi Demokrasi yang Tak Terlupakan
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia pada usia 82 tahun, meninggalkan warisan penting dalam proses reformasi lembaga negara pasca-Orde Baru.
25 Oktober 2026

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

