Yaqut Tantang Klarifikasi Pertemuan Maktour dengan Prabowo di Paris
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mempertanyakan alasan pertemuan antara bos Maktour dan Prabowo di Paris, menegaskan keterbukaan dan transparansi kebijakan pemerintah.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 19.21 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibukaKendari, ıNarasikita - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan kekecewaan terhadap keberadaan pertemuan antara seorang tokoh dari Maktour dan mantan calon presiden Prabowo Subianto di Paris. Ia menegaskan bahwa setiap pertemuan yang melibatkan tokoh publik dan pejabat negara harus dipahami dalam konteks kebijakan dan kepentingan nasional, serta tidak boleh menimbulkan asumsi negatif tanpa dasar.
Dalam pernyataan resmi, Yaqut menegaskan bahwa pemerintah mengedepankan transparansi dalam setiap interaksi politik dan kelembagaan. Ia menyoroti pentingnya menjaga kredibilitas lembaga negara, terutama dalam isu-isu yang bersifat sensitif seperti hubungan antaraktor politik dan kebijakan publik. Pertemuan yang terjadi di luar negeri, menurutnya, harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.
Yaqut menegaskan bahwa keterlibatan tokoh publik dalam forum internasional tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab etis dan politik. Ia menekankan bahwa tidak ada ruang bagi praktik tersembunyi yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara. Ia meminta agar semua pihak yang terlibat memberikan penjelasan yang jelas dan terbuka mengenai tujuan serta konteks pertemuan tersebut.
Pertanyaan Yaqut menjadi sorotan publik karena menyangkut keterbukaan informasi dan pengawasan terhadap aktivitas politik yang dilakukan di luar negeri. Ia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah harus selalu berbasis pada prinsip akuntabilitas, bukan hanya pada kepentingan sektoral atau personal. Dengan demikian, setiap tindakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Pemerintah melatih 32 pejabat Kemenko Perekonomian di China untuk meningkatkan kapasitas negosiasi dalam perundingan ekonomi internasional demi capai target pertumbuhan 8% pada 2029.
11 September 2026

Harga Cabai Rawit Nasional Capai Rp81 Ribu per Kg, Pemerintah Akselerasi Distribusi
Harga cabai rawit nasional mencapai Rp81.052 per kg, didorong kemarau panjang dan serangan OPT, pemerintah segera mobilisasi stok dari daerah surplus melalui program FDP.
11 September 2026

Bantuan Pangan Beras Tersalurkan di Kediri untuk 251 Ribu Penerima
Pemerintah melalui Bulog dan Kemenko Pangan salurkan 7.542 ton beras untuk 251.412 penerima di Kabupaten Kediri, Juli-September 2026.
11 September 2026

KTT BRICS di New Delhi Jadi Ujian Kekompakan Global
KTT BRICS di New Delhi menjadi fokus dunia saat pemimpin Rusia, China, Iran, dan India bertemu di tengah ketegangan geopolitik dan tantangan ekonomi global.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


