Zulhas Tegaskan Pemecatan untuk Petugas MBG yang Lepas Tanggung Jawab
Menteri Pangan ancam pemecatan petugas dapur MBG yang gagal kelola distribusi makanan, menyusul lonjakan kasus keracunan di sejumlah daerah.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.26 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan tindakan tegas terhadap petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak menjalankan kewajibannya dalam penanganan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ancaman pemecatan disampaikan menyusul munculnya dugaan keracunan massal yang menimpa ribuan pelajar dan santri di berbagai wilayah. Ia menyoroti keterlambatan distribusi makanan yang dimasak pagi hari, tetapi baru diserahkan hingga siang, melebihi batas waktu aman.
Zulhas menekankan bahwa makanan yang dimasak sejak pukul 06.00 pagi seharusnya dikonsumsi maksimal pukul 10.00 atau 11.00. Namun, dalam praktik lapangan, distribusi justru dilakukan jauh melebihi waktu tersebut. “Tidak ada ruang bagi yang tidak bertanggung jawab. Jika sengaja menunda distribusi, maka sanksi pemecatan harus diberlakukan,” tegasnya di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (4/9). Pernyataan ini menjadi respons atas kejadian serius di Sidoarjo, Jawa Timur, yang melibatkan 746 korban.
Data terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menyebutkan 746 orang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG di Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan 19 sekolah di Kalitengah. Dari jumlah tersebut, 23 orang masih dirawat inap, sementara 723 lainnya telah dirawat jalan. Menu yang dikonsumsi meliputi nasi putih, orak-arik telur, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan buah apel. Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengungkap bahwa penyebab utama adalah ketidakpatuhan terhadap waktu distribusi.
Menurut Ketut, makanan MBG tidak mengandung pengawet sehingga rentan rusak jika disimpan lebih dari empat jam sejak selesai dimasak. “Faktanya di lapangan, waktu distribusi melebihi batas waktu yang ditetapkan,” ujarnya. Akibatnya, BGN langsung menghentikan operasional sementara SPPG terkait dan menerapkan suspensi berat selama 30 hari. Kasus serupa juga terjadi di Rembang, Tana Toraja, Nganjuk, dan Agam, dengan jumlah korban mencapai ratusan orang di tiap daerah.
Kepala Badan Garansi Nasional (BGN), Sudaryono, menyatakan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan MBG telah dilakukan. Ia menyerahkan penilaian terkait unsur pidana kepada aparat penegak hukum berdasarkan hasil investigasi. Meski pengawasan dilakukan dua kali sehari—pukul 17.00 saat bahan masuk dan pukul 02.00 saat memasak dimulai—Ketut mengakui masih ada daerah yang melanggar ketentuan waktu. “Masih ada kepala SPPG, petugas, bahkan sekolah yang tidak tepat waktu dalam pendistribusian,” kata dia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Bidik Rp270 Triliun dari Forum Asia Baru 2026
Forum Asia Baru 2026 di Bali menargetkan investasi global sebesar US$30 miliar, dengan Indonesia berharap menarik 40%-50% atau setara Rp270 triliun dari total tersebut.
25 Oktober 2026

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Perubahan skema insentif SPPG dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi diestimasi menghemat anggaran negara hampir Rp3 triliun hingga akhir Desember 2026.
25 Oktober 2026

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

