
BI Pertahankan Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp18.000/AS
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75% meski pasar memprediksi kenaikan, sementara rupiah berakhir melemah ke level Rp18.000 per dolar AS.
21 Oktober 2026
Ditemukan 4701 berita untuk “keuangan”

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75% meski pasar memprediksi kenaikan, sementara rupiah berakhir melemah ke level Rp18.000 per dolar AS.
21 Oktober 2026

SpaceX melampaui ekspektasi pasar dengan pertumbuhan pendapatan 161% di kuartal III-2026, didorong oleh AI dan Starlink, sementara Musk pertimbangkan merger dengan Tesla.
21 Oktober 2026

Jasa Marga menyiapkan evaluasi mendalam terhadap potensi pembelian kembali saham, dengan pertimbangan kesehatan keuangan dan konsistensi strategi jangka panjang.
21 Oktober 2026

Bank Indonesia memperkuat langkah antisipatif setelah asesmen MSCI, dengan diskusi intensif dua hari dan optimalkan insentif untuk dorong kembali arus modal asing.
21 Oktober 2026

Bank CIMB Niaga meninjau berbagai alternatif, termasuk privatisasi, untuk memenuhi aturan free float 15% di BEI, sambil tetap menjaga arus dividen bagi induk grup.
21 Oktober 2026

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% sambil memperkuat instrumen stabilitas nilai tukar dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
21 Oktober 2026

Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi Indonesia terhadap ancaman penurunan status bursa saham oleh MSCI, menyatakan negara tak akan takut meski pasar terdampak.
21 Oktober 2026

Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5% sambil mempertahankan BI rate di 5,75% untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
21 Oktober 2026

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75% pada Oktober 2026 untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi.
21 Oktober 2026

Bank Indonesia menurunkan Giro Wajib Minimum untuk bank konvensional dari 9% menjadi 7% secara bertahap mulai November 2026, disusul bank syariah dari 7,5% ke 5,5%.
21 Oktober 2026

Bank Indonesia memperkirakan defisit transaksi berjalan pada 2026 berada di kisaran 1,6 hingga 2,4% terhadap PDB, dengan tekanan utama dari kenaikan impor dan kinerja neraca pembayaran yang masih menunjukkan defisit.
21 Oktober 2026

Bank Indonesia akan menguji coba integrasi QRIS lintas negara dengan Timor Leste dan Hong Kong mulai kuartal IV 2026 sebagai bagian dari transformasi sistem pembayaran nasional.
21 Oktober 2026