Defisit Transaksi Berjalan 2026 Diproyeksikan 1,6%-2,4%
Bank Indonesia memperkirakan defisit transaksi berjalan pada 2026 berada di kisaran 1,6 hingga 2,4% terhadap PDB, dengan tekanan utama dari kenaikan impor dan kinerja neraca pembayaran yang masih menunjukkan defisit.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.35 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan defisit transaksi berjalan pada tahun depan berada pada kisaran 1,6 hingga 2,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Proyeksi ini disampaikan oleh Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers pada Rabu (21/10/2026), menunjukkan optimisme terhadap ketahanan eksternal ekonomi nasional meskipun defisit tetap terjadi.
Pada triwulan kedua 2026, defisit transaksi berjalan mencapai 12,5 miliar dolar AS, setara 3,3% dari PDB, mengalami perluasan dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya 3,6 miliar dolar AS (1,0% dari PDB). Angka tersebut merupakan yang terburuk dalam sejarah pencatatan defisit transaksi berjalan, mencerminkan tekanan terhadap neraca eksternal.
Di sisi lain, neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal II 2026 mencatat defisit sebesar 0,9 miliar dolar AS, lebih ringan dibandingkan defisit kuartal I 2026 yang mencapai 9,1 miliar dolar AS. Meski terjadi perbaikan secara bulanan, kondisi ini tetap menunjukkan perlunya penguatan struktural dalam kinerja pembayaran internasional.
Gubernur BI menegaskan bahwa meskipun defisit terjadi, ketahanan eksternal tetap terjaga berkat fondasi ekonomi yang kuat dan kebijakan moneter yang konsisten. Upaya penguatan NPI menjadi prioritas, terutama dalam mendukung keseimbangan eksternal jangka panjang dan memitigasi risiko volatilitas pasar global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

