Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

12 Juta Data Baru BKKBN Picu Kekacauan Desil DTSEN

Perubahan signifikan pada desil DTSEN disebabkan data baru dari BKKBN yang belum diverifikasi, kini telah diperbaiki melalui versi terbaru.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 07.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
12 Juta Data Baru BKKBN Picu Kekacauan Desil DTSEN
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Ketidakstabilan pada klasifikasi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) disebabkan oleh masuknya 12 juta data terbaru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang belum melalui proses verifikasi dan validasi. Perubahan ini sempat menimbulkan ketidakpastian dalam penentuan penerima bantuan sosial, terutama pada tahap awal penerapan DTSEN Volume 3.

Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis DTSEN Volume 3.1 sebagai respons atas temuan tersebut, dengan melakukan penyempurnaan data melalui koreksi dan penyelarasan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, menegaskan bahwa lonjakan desil yang terjadi bukan akibat kesalahan sistem, melainkan akibat masuknya data yang belum diperiksa keakuratannya.

Proses konsolidasi data terus berjalan secara intensif, melibatkan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait. Gus Ipul menyampaikan bahwa semua data baru akan segera diperiksa secara menyeluruh, dengan target penyelesaian dalam waktu 1–2 minggu ke depan agar akurasi DTSEN meningkat secara signifikan.

Penting dicatat, perubahan desil tidak otomatis menghilangkan kelayakan penerima bantuan sosial. Penyaluran bantuan tetap menunggu penetapan resmi dari mekanisme penyaluran yang berlaku, termasuk bagi penerima Program Bantuan Sosial Penerima Khusus (PBI) yang disalurkan bulanan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya