Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

12 Penerbangan di Juanda Dibatalkan Akibat Tutupnya Bandara Lain

Dampak erupsi Anak Gunung Krakatau menyebabkan 12 penerbangan di Bandara Juanda dibatalkan, termasuk lima kedatangan dan tujuh keberangkatan hingga pagi ini.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
12 Penerbangan di Juanda Dibatalkan Akibat Tutupnya Bandara Lain
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebanyak 12 penerbangan, baik yang berangkat maupun tiba, dibatalkan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pada Senin (7/9), akibat penutupan operasional empat bandara utama di Jawa dan Sumatera. Penutupan tersebut dipicu aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu navigasi penerbangan secara nasional. Dampak berantai ini menyebabkan penyesuaian jadwal dan rotasi pesawat yang signifikan di wilayah timur pulau Jawa.

Operasional Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, dan Husein Sastranegara menjadi terganggu, memicu penundaan dan pembatalan penerbangan di sejumlah rute utama. Hingga pukul 09.30 WIB, lima penerbangan kedatangan dan tujuh penerbangan keberangkatan di Juanda dinyatakan batal. Maskapai yang terdampak termasuk Batik Air, Garuda Indonesia, dan Lion Air, dengan rute utama dari dan menuju Jakarta serta Bandung.

Manajemen Bandara Juanda memastikan koordinasi intensif dilakukan dengan operator penerbangan dan seluruh pemangku kepentingan untuk menangani perubahan operasional secara optimal. Petugas layanan penumpang, termasuk petugas keamanan dan inspektur terminal, dikerahkan untuk memberikan informasi, arahan, dan bantuan teknis. Penumpang yang terdampak diberikan fasilitas layanan pemulihan seperti makanan ringan dan minuman.

Sebagai alternatif utama, Juanda tetap beroperasi 24 jam untuk menopang konektivitas nasional. Pihak bandara mengimbau penumpang untuk selalu memeriksa jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai dan mengikuti arahan petugas di area terminal. Permohonan maaf disampaikan atas ketidaknyamanan yang timbul, sekaligus ucapan terima kasih atas kerja sama seluruh pengguna jasa dalam situasi khusus ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya