Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

13 Tanda Rem Mobil Bermasalah, Wajib Diperiksa Segera

Pengemudi harus waspada terhadap 13 gejala umum kerusakan rem agar tidak terjadi kecelakaan akibat gagal pengereman.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 21.10 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
13 Tanda Rem Mobil Bermasalah, Wajib Diperiksa Segera📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sistem pengereman mobil merupakan komponen krusial dalam menjamin keselamatan berkendara. Ketika terjadi anomali pada rem, sekecil apa pun gejalanya, sebaiknya tidak diabaikan. Perubahan kecil seperti perubahan sensitivitas pedal atau munculnya suara aneh saat mengerem bisa menjadi pertanda awal kerusakan yang berpotensi berujung pada kecelakaan fatal jika tidak segera ditangani.

Salah satu tanda pertama yang patut diwaspadai adalah pedal rem yang terasa terlalu dalam atau bahkan hampir menyentuh lantai. Kondisi ini bisa disebabkan oleh udara dalam sistem rem, kebocoran minyak rem, atau kampas rem yang sudah sangat menipis. Di sisi lain, pedal yang terasa keras saat diinjak juga perlu dicurigai, terutama jika sebelumnya terasa ringan, karena bisa menunjukkan gangguan pada brake booster atau sistem tekanan rem.

Getaran saat mengerem, baik melalui pedal maupun bodi mobil, merupakan indikasi lain yang tidak boleh diabaikan. Gejala ini sering kali terkait dengan cakram rem yang tidak rata atau ketidakseimbangan pengereman antar roda. Jika mobil terasa menarik ke kanan atau kiri saat direm, hal ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan sistem pengereman atau masalah pada komponen kaki-kaki dan kemudi.

Suara yang muncul saat pengereman, mulai dari decit hingga gesekan logam, juga menjadi peringatan penting. Suara gesekan logam menandakan kampas rem sudah habis, sehingga bagian logam langsung bersentuhan dengan cakram—dapat merusak komponen utama dan meningkatkan biaya perbaikan. Selain itu, jarak pengereman yang memanjang atau bahkan mobil sulit berhenti meski pedal sudah ditekan kuat, merupakan tanda kritis yang harus segera ditangani.

Lampu indikator rem yang menyala tanpa rem parkir aktif juga menjadi sinyal peringatan penting. Ini bisa disebabkan oleh level minyak rem yang rendah, rem parkir yang belum dilepas, atau kerusakan pada sensor sistem rem. Begitu pula dengan minyak rem yang berkurang secara drastis atau tercium bau terbakar dari area roda, yang menandakan gesekan berlebihan atau kebocoran. Semua tanda ini, jika dibiarkan, berpotensi mengancam keselamatan nyawa pengemudi dan penumpang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya