Green SM Bike Resmi Beroperasi di Jakarta dengan Skema Sewa Rp39 Ribu/Hari
Green SM Bike meluncurkan layanan ojek online listrik di Jakarta dengan opsi sewa harian mulai Rp39 ribu untuk kepemilikan bertahap.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.43 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Green SM Bike secara resmi memulai operasionalnya di wilayah Jakarta pada 16 September 2026, menawarkan alternatif transportasi ramah lingkungan berbasis kendaraan listrik. Layanan ini hadir di tiga kawasan utama, termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat, sebagai bagian dari ekspansi pasar internasional pertama perusahaan asal Vietnam di sektor motor listrik.
Armada yang digunakan adalah skuter listrik VinFast Evo dan Feliz II, dua model yang dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan. Perusahaan juga sedang membangun infrastruktur pendukung seperti jaringan pengisian daya dan sistem penukaran baterai guna mendukung kelancaran operasional kendaraan listrik. Tujuan utama layanan ini adalah memperluas pilihan transportasi berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi mitra pengemudi.
Salah satu pilihan utama bagi calon mitra adalah skema rent-to-own, di mana biaya harian dimulai dari Rp39.000. Dengan program ini, pengemudi berkesempatan menguasai kendaraan setelah menyelesaikan masa program selama dua tahun sesuai ketentuan. Perusahaan juga menjanjikan potensi pendapatan hingga Rp160.000 per hari bagi yang memenuhi kriteria, termasuk bonus berdasarkan performa. Selain itu, tersedia opsi sewa jangka panjang dengan masa kontrak tiga, enam, atau 12 bulan, dengan deposit sebesar Rp150.000.
Calon driver wajib memenuhi persyaratan seperti usia 21 hingga 54 tahun, memiliki SIM C aktif, KTP, KK, dan SKCK. Penggunaan smartphone yang mendukung aplikasi serta pemahaman terhadap rute Jakarta menjadi syarat tambahan. Prosedur pendaftaran tidak dipungut biaya, namun penerimaan unit kendaraan dilakukan setelah pembayaran deposit. Perusahaan menekankan bahwa pendapatan yang disebutkan bersifat potensi, tergantung pada volume perjalanan, insentif, dan kebijakan program yang berlaku.
Green SM menyatakan kesiapan untuk memperluas layanan ke wilayah lain di Indonesia dalam waktu dekat. Dengan hadirnya Green SM Bike, Jakarta kini memiliki lebih banyak pilihan transportasi berbasis listrik, sementara mitra pengemudi mendapat akses ke kendaraan dengan mekanisme fleksibel, baik untuk sewa harian maupun kepemilikan bertahap.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lima Langkah Tepat Parkir di Ruang Terbatas
Mengemudi di area sempit membutuhkan ketelitian dan teknik khusus, dengan dukungan fitur modern sebagai penunjang utama.
19 September 2026

BYD Tarik 183 Ribu Unit Mobil Akibat Kekelainan Rem
BYD menarik kembali 183.211 unit mobil dari pasar domestik China karena cacat pada bantalan penghenti pedal rem yang berpotensi mengganggu fungsi lampu rem.
19 September 2026

Hyundai: Ancaman Mobil China Bisa Menyerang AS
CEO Hyundai memperingatkan potensi melonjaknya pasar mobil China di AS jika tidak ada perlindungan perdagangan, menyerupai tren di Eropa dan Inggris.
18 September 2026

Daya Beli dan Transformasi Teknologi Tekan Industri Otomotif 2026
Tekanan daya beli dan transisi menuju kendaraan listrik menjadi tantangan utama industri otomotif Indonesia di tahun depan, sesuai pandangan ekspektasi pasar dan perkembangan teknologi.
18 September 2026
Berita Lainnya

Prabowo Sebut Dua Tahun Kepemimpinan Momentum Tepat untuk Evaluasi Kabinet
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

Prabowo Soroti Akademisi yang Bela Keuntungan Asing
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

KPK Perluas Penyelidikan Suap HGB dengan Geledah Rumah dan Kantor
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Pertimbangkan Periksa Menteri ATR/BPN dalam Kasus Suap HGB
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Nusron Wahid Serahkan Proses Hukum ke KPK
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Pria Viral Tendang Wanita di Mal Jadi Tersangka
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

ASN Kemenpora Diduga Tanam Ganja di Rumah Pribadi
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Fokus Lengkapi Bukti Sebelum Panggil Nusron Wahid
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

