136 Siswa SMP Diduga Keracunan Setelah Konsumsi Menu MBG
Ratusan siswa SMP di Makale, Tana Toraja, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis, dengan total terdampak mencapai 136 orang yang dirawat di tiga rumah sakit.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 136 siswa dari dua sekolah menengah pertama di Makale, Kabupaten Tana Toraja, dilaporkan mengalami gejala gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Data yang dikumpulkan Dinas Kesehatan setempat menyebutkan 25 siswa dirawat di RS Fatima, 41 orang di RS Sinar Kasih, dan 70 lainnya di RSUD Lakipadada. Kejadian ini terjadi usai siswa mengonsumsi menu pada Rabu (2/9) sekitar pukul 12.00 WITA, dengan gejala muncul sejak subuh hari.
Menu yang disediakan terdiri atas ayam masak kuning, tempe goreng tepung, tumisan sayuran yang meliputi labu siam, wortel, dan jagung, serta buah melon sebagai hidangan penutup. Kepala SMP Negeri 1 Makale, Yohanis Pakading, menjelaskan bahwa keluhan mulai terasa sejak dini hari, dengan sejumlah siswa mengeluh mual dan kejang-kejang. Setelah terjadi penumpukan di kamar mandi dan beberapa siswa pingsan, pihak sekolah segera mengambil tindakan darurat dengan membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat.
Proses distribusi makanan dilakukan dengan pengawasan ketat oleh person in charge (PIC) yang melakukan pemeriksaan awal, termasuk mencium aroma makanan sebelum diserahkan kepada siswa. Namun, menurut Yohanis, tidak ada uji coba rasa sebelum disajikan. Siswa yang tidak mengalami gejala langsung dipulangkan, sementara yang terdampak mendapat penanganan medis segera.
Sekretaris Daerah Tana Toraja, Rudy Andi Lolo, yang juga Ketua Satgas MBG, menegaskan bahwa dugaan keracunan masih dalam proses verifikasi. Ia menyatakan bahwa meski ada 80 siswa yang dirawat, belum dapat dipastikan penyebabnya secara ilmiah. Penyelidikan lebih lanjut, termasuk analisis laboratorium terhadap sisa makanan dan sampel biologis, akan dilakukan untuk menentukan akar masalah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Bandara Baru Sydney Mulai Beroperasi 24 Jam
Bandara Internasional Western Sydney resmi membuka penerbangan penumpang perdana dengan rute ke Gold Coast, menawarkan layanan nonstop 24 jam sehari.
25 Oktober 2026

Indonesia Bidik Rp270 Triliun dari Forum Asia Baru 2026
Forum Asia Baru 2026 di Bali menargetkan investasi global sebesar US$30 miliar, dengan Indonesia berharap menarik 40%-50% atau setara Rp270 triliun dari total tersebut.
25 Oktober 2026

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Perubahan skema insentif SPPG dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi diestimasi menghemat anggaran negara hampir Rp3 triliun hingga akhir Desember 2026.
25 Oktober 2026

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ekonomi Kreatif Dorong PDRB Jakarta Capai Rp410 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.27 WITA

Empat Acara Besar Serentak di Senayan Picu Pengalihan Lalu Lintas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.27 WITA

Elektabilitas PSI Berada di Bawah NasDem dalam Survei IPO
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.25 WITA

Gubernur Kalbar Tekankan Penyelesaian BBM dan Listrik dalam Rapat Koordinasi
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.24 WITA

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Gagal Digagalkan Tim Gabungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Fokus Tindak Pengguna HP dan Pelanggaran Berbahaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.22 WITA

